Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning di depan jumpa pers rutin yang diadakan hari Rabu kemarin (26/07) menyatakan, Forum Tingkat Tinggi Pelestarian Hutan Mangrove Internasional telah dibuka di Shenzhen pada hari Rabu (26/7) kemarin. Forum yang berlangsung selama dua hari tersebut telah menarik 160 peserta yang berasal dari 30 negara, Sekretariat Konvensi Ramsar serta organisasi-organisasi internasional lainnya.

Mao Ning menunjukkan, forum ini bertujuan untuk terus mengumpulkan kesepahaman, dan bersama mendorong pekerjaan pelestarian hutan mangrove.

“Sidang tersebut meluluskan ‘Pernyataan Bersama’ pada pagi hari ini, menyarankan pemerintah berbagai negara untuk mencantumkan pelestarian dan penggunaan berkelanjutan hutan mangrove ke dalam program nasional mereka, agar dapat sepenuhnya memainkan manfaat ekologis ekonomi dan sosialnya. Selain itu, forum tersebut juga telah menghidupkan dana khusus pelestarian hutan mangrove, untuk terus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan sehat usaha pelestarian hutan mangrove. Forum kali ini merupakan aksi penting untuk mengimplementasikan hasil dari COP 14 Konvensi Ramsar yang diadakan pada bulan November tahun lalu, sekaligus tindakan penting untuk mempraktikkan semangat Konferensi Pelestarian Lingkungan Ekologis Nasional. Forum tersebut telah sepenuhnya menunjukkan upaya positif Tiongkok untuk mendorong kerja sama internasional pelestarian hutan mangrove serta mendorong pembangunan dunia yang indah dan bersih, ” tutur Mao Ning.

Pewarta : CRI