Beijing, Radio Bharata Online - Menurut Badan Antariksa Berawak Tiongkok, awak Shenzhou-16 yang berada di stasiun antariksa Tiangong milik Tiongkok terus melanjutkan berbagai tugas eksperimen ilmiah dan akan melakukan aktivitas luar angkasa dalam waktu dekat.

Ketiga astronot, yakni Jing Haipeng, Zhu Yangzhu dan Gui Haichao telah bekerja di orbit selama 51 hari sejak mereka memasuki modul inti pada tanggal 30 Mei 2023 lalu, dan hampir sepertiga dari perjalanan luar angkasa selama lima bulan telah selesai.

Awak Shenzhou-16 adalah kombinasi baru dari tiga jenis astronot, yaitu komandan misi, insinyur penerbangan antariksa, dan ahli muatan. Mereka adalah kru pertama yang ditempatkan di laboratorium antariksa nasional Tiongkok setelah selesai dibangun.

Dihadapkan dengan tugas eksperimen ilmiah yang berat, para kru dengan cepat beradaptasi dengan lingkungan, dan secara berturut-turut melakukan serangkaian eksperimen ilmiah di luar angkasa di berbagai bidang, termasuk ekologi kehidupan dan fisika gravitasi mikro luar angkasa. Mereka juga berpartisipasi dalam pekerjaan pemasangan peralatan di luar kabin untuk eksperimen paparan biologis radiasi luar angkasa, dan tabung gas penggerak listrik stasiun luar angkasa.

Dari semua eksperimen tersebut, eksperimen paparan biologis radiasi ekstravehicular dilakukan untuk pertama kalinya di Tiongkok. Penelitian yang menggunakan perangkat radiasi akan memberikan dukungan kuat untuk persiapan kerusakan radiasi, variasi genetik, obat proteksi radiasi untuk organisme manusia, dan penilaian biologis risiko radiasi. Hal ini akan sangat penting bagi kesehatan para astronot yang tinggal di orbit untuk waktu yang lama, dan pelaksanaan rencana pendaratan berawak di bulan.

Saat ini, kru Shenzhou-16 dalam kondisi baik, dan kompleks stasiun antariksa berjalan dengan stabil, yang berarti bahwa kru siap untuk melakukan kegiatan luar angkasa.