BEIJING, Radio Bharata Online - Industri pembuatan kapal Tiongkok kemungkinan akan mempertahankan pertumbuhan yang kuat tahun ini, yang terutama didorong oleh melonjaknya permintaan untuk kapal kontainer bertenaga bahan bakar ganda, kapal tanker minyak dan kapal khusus.
Menurut data dari Asosiasi Industri Pembuatan Kapal Nasional Tiongkok yang berbasis di Beijing, dalam lima bulan pertama tahun ini, pesanan untuk kapal baru yang ditempatkan di galangan kapal negara itu, melonjak 49,5 persen tahun-ke-tahun.
Sementara pengamat pasar dan eksekutif bisnis mengatakan, pesanan kapal baru adalah indikator utama kesehatan industri perkapalan, bertambah hingga 26,45 juta ton bobot mati selama periode lima bulan, dengan pangsa pasar global lebih dari 67 persen.
Li Yanqing, sekretaris jenderal Asosiasi Nasional Tiongkok untuk Industri Pembuatan Kapal (CANSI) mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir, galangan kapal Tiongkok telah menerima pesanan baru tidak hanya untuk kapal peti kemas dan kapal curah, tetapi juga pengangkut gas alam cair, pengangkut kendaraan, dan kapal rekayasa kelautan.
Menurut Li, dua faktor kunci menjelaskan munculnya pesanan baru, yakni banyak negara menerapkan peraturan dekarbonisasi baru, dan regenerasi kapal yang sudah menua.
Hal ini telah mendorong pembuat mobil, perusahaan pengapalan, dan perusahaan energi untuk memesan lebih banyak kapal generasi mendatang yang lebih ramah lingkungan.
Menurut data CANSI, output galangan kapal Tiongkok tumbuh lebih dari 15 persen tahun-ke-tahun, menjadi 16,47 juta Ton Bobot Mati (DWT) antara Januari dan Mei, angka ini adalah lebih dari 48 persen total output kapal dunia. (China daily)