Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning dalam jumpa pers hari Jumat kemarin (2/6) menyatakan, total 196 kedutaan besar dan konsulat di luar negeri beserta 300 lembaga notaris domestik akan menyediakan layanan kenotarisan virtual jarak jauh kepada masyarakat Tionghoa setempat mulai dari tanggal 1 Juni 2023.
Mao Ning mengatakan, lembaga kedutaan besar dan konsulat Tiongkok di luar negeri menyediakan layanan notaris kepada warga negara Tiongkok yang menetap di luar negeri dalam jangka panjang dengan berbasis pada UU Kenotarisan Republik Rakyat Tiongkok, Konvensi Vienna tentang Hubungan Konsuler dan ketetapan yang tercantum dalam berbagai perjanjian kekonsuleran bilateral. Sebelumnya layanan notaris terkait properti serta harga benda penting lainnya dan transaksi kepemilikan saham tak bisa ditangani kedutaan besar dan konsulat Tiongkok di luar negeri secara langsung, sehingga mereka terkadang terpaksa mengurusinya setelah kembali ke tanah air, yang tentunya membutuhkan biaya waktu dan ekonomi yang mahal.
Mao Ning mengatakan, para perantau Tionghoa akan diberikan pelayanan notaris jarak jauh mulai tanggal 1 Juni 2023 dengan mendatangi 196 kedutaan besar dan konsulat Tiongkok di luar negeri. Mao Ning meminta para perantau Tionghoa terkait agar terus mengikuti notifikasi yang dikeluarkan kedutaan atau konsulat Tiongkok di negeri masing-masing. Dikatakannya, para staf Kementerian Luar Negeri serta kedutaan besar dan konsulat Tiongkok di luar negeri akan bekerja sama dengan badan kehakiman dan lembaga-lembaga pemberian layanan notaris di dalam negeri untuk memberikan layanan yang lebih bermutu untuk memenuhi permintaan warga negara Tiongkok di luar negeri.
Pewarta : CRI