Heilongjiang, Radio Bharata Online - Penyebab runtuhnya atap gedung olahraga sekolah di Kota Qiqihar, Provinsi Heilongjiang, Tiongkok timur laut, sudah diidentifikasi, dan investigasi telah dilakukan terhadap orang-orang yang bertanggung jawab.
Kecelakaan yang dilaporkan sekitar pukul 14:00 pada hari Minggu (23/7) lalu, telah menyebabkan 11 orang meninggal dunia. Ada 19 orang di gimnasium seluas 1.200 meter persegi di Sekolah Menengah No. 34 di Distrik Longsha itu saat kecelakaan terjadi.
Pemerintah Qiqihar mengadakan konferensi pers pada hari Senin (24/7) untuk menginformasikan hasil investigasi kecelakaan tersebut.
"Setelah diselidiki, telah ditemukan bahwa unit konstruksi secara ilegal menempatkan perlite, bahan bangunan insulasi termal, di atap gimnasium selama pembangunan gedung pengajaran yang berdekatan dengan gimnasium. Karena curah hujan, perlit tersebut menyerap air dan bertambah berat, sehingga beban atap bertambah dan menyebabkan keruntuhan," ujar Shen Hongyu, Walikota Qiqihar.
"Departemen keamanan publik telah mengajukan kasus untuk diselidiki terhadap orang-orang yang bertanggung jawab terkait dari unit konstruksi gedung pengajaran, dan telah mengambil tindakan kriminal wajib sesuai dengan hukum, terlepas dari siapa pun yang terlibat," lanjut Shen.
Untuk mengatasi risiko keamanan yang terungkap akibat kecelakaan ini, otoritas setempat akan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kampus, stadion, lokasi konstruksi, dan area lainnya untuk menjamin keselamatan jiwa dan properti masyarakat.