Didampak oleh topan Doksuri, kota Beijing, Tianjin dan provinsi Hebei Tiongkok tiba-tiba mengalami hujan deras.

Menghadapi bencana air yang diakibatkan hujan deras, Kementerian Keuangan dan Kementrian Manajemen Darurat Tiongkok hari Selasa kemarin (1/8) secara darurat mengalokasi dana sebesar 110 juta Yuan untuk mendukung upaya pertolongan dan penyelamatan di tiga daerah tersebut, terutama melakukan penanganan darurat seperti menyelamatkan dan mengevakuasi korban bencana, melakukan penanggulangan darurat di daerah rawan,  mencegah terjadinya bencana sekunder serta memperbaiki rumah-rumah yang terusak.

 


 

Selain itu, pada tanggal 31 Juli lalu, Departemen Keuangan Tiongkok mengeluarkan dana 842 juta yuan untuk melakukan penanggulangan bencana pertanian dan perbaikan infrastruktur irigasi di 12 provinsi termasuk provinsi Hebei.

 


 

Menurut situs web Palang Merah Tiongkok, pada tanggal 1 Agustus kemarin, menurut keadaan bencana air dan kebutuhan yang dilaporkan oleh Palang Merah cabang Kota Beijing, Tianjin dan Provinsi Hebei, Palang Merah Umum telah mengirim tiga tim penanggulangan bencana menuju Beijing, Tianjin dan Hebei.

 


 

Untuk menanggulangi bencana air dengan efektif,  pada hari-hari terakhir ini, berbagai perlengkapan canggih telah dikerahkan dalam penanggulangan bencana banjir dan penyelamatan korban. Kemarin pagi (1/8), Angkatan Darat Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok mengirim empat helikopter yang ditumapngi 26 prajurit ke stasiun kereta api Yanhecheng, Mentougou, Beijing, untuk menerjunkan barang-barang bantuan kepada para penumpang yang terjebak dalam gerbong sebuah kereta api yang dikepung air dan mengevakuasi sejumlah korban sakit. Barang-barang yang diterjunkan termasuk 1.900 paket makanan, 900 helai baju hujan dan 700 selimut.

Pewarta : CRI