Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin dalam jumpa pers hari Jumat kemarin (16/6) mengatakan, demi menjunjung kebenaran dan keadilan, Tiongkok akan terus berupaya agar masalah Palestina dapat sedini mungkin diselesaikan secara menyeluruh, adil dan kekal abadi.
Wang Wenbin menyatakan, Tiongkok selalu memandang penting masalah Palestina, dengan teguh mendukung usaha adil rakyat Palestina untuk memulihkan hak-hak sah bangsanya, dan telah mencurahkan tenaga tak kendurnya untuk pencapaian hal itu. Presiden Xi Jinping pernah untuk dua kalinya mengajukan empat butir gagasan tentang penyelesaian masalah Palestina, masing-masing pada 2013 dan 2017, di mana Xi Jinping menegaskan perlunya mendorong penyelesaian masalah Palestina melalui pendekatan politik dengan berbasis pada Solusi Dua Negara serta peningkatan upaya mediasi masyarakat internasional.
Wang Wenbin menegaskan, sebagai negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Tiongkok tidak pernah absen dalam proses penyelesaian masalah Palestina. Dengan bertolak dari situasi Palestina dan Israel baru-baru ini, Presiden Xi Jinping telah mengajukan tiga butir gagasan mengenai penyelesaian masalah Palestina, dengan isi utamanya menegaskan pembentukan negara Palestina yang merdeka, peningkatan bantuan terhadap pembangunan ekonomi dan kemanusiaan Palestina, serta dipertahankannya perundingan damai sebagai arah yang tepat. Tiongkok bersedia memainkan peranan positif untuk membantu Palestina mewujudkan kerujukan internal dan mendorong perundingan damai.
“Tiga butir gagasan tersebut sejalan dengan semua saran dan gagasan yang sebelumnya diajukan oleh Presiden Xi Jinping terkait masalah Palestina, tapi juga diisi hal-hal baru sesuai zaman, sepenuhnya mencerminkan perhatian tinggi dan pendirian adil Tiongkok terhadap masalah Palestina, sehingga telah memperoleh sambutan baik dan penilaian positif Palestina dan negara-negara kawasan Timur Tengah. Tiongkok akan terus menjunjung keadilan dan kebenaran, berupaya keras demi penyelesaian sedini mungkin masalah Palestina secara menyeluruh, adil dan kekal,” demikian tutur Wang Wenbin dalam jumpa pers kemarin.
Pewarta : CRI