Beijing, Radio Bharata Online - Para eksekutif global yang menghadiri China Development Forum tahun ini telah menyuarakan optimisme tentang lingkungan bisnis di negara tersebut, mengekspresikan kepercayaan diri mereka melalui komitmen untuk memperluas investasi di pasar Tiongkok.

China Development Forum 2024 berlangsung di Beijing pada hari Minggu (24/3) dan Senin (25/3), mempertemukan para eksekutif senior dari berbagai perusahaan global. Acara tahun ini bertemakan "Pembangunan Tiongkok yang Berkelanjutan".

Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN), Kim Fausing, Presiden dan CEO Danfoss menyoroti daya tarik bermitra dengan mitra Tiongkok untuk mendorong pengembangan bisnis, terutama dalam konteks penekanan Tiongkok pada pertumbuhan berkualitas tinggi.

"Alasan mengapa kami senang berada di Tiongkok adalah karena dengan melakukan hal tersebut, kami dapat benar-benar mengembangkan bisnis. Kami dapat bermitra dengan mitra kami di Tiongkok dan mengembangkan bisnis bersama-sama. Dan karena kami keluar dari 25 tahun pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan dan sekarang memiliki sedikit pengaturan ulang, di mana ini akan menjadi pertumbuhan yang lebih berkualitas tinggi di mana transformasi digital, misalnya, dan juga transformasi hijau akan memainkan peran besar yang membuat Tiongkok sangat menarik," kata Fausing.

Wu Qinan, CEO United Family Healthcare mengatakan bahwa relokasi kantor pusat asuransi kesehatan, bersama dengan investasi yang signifikan dalam infrastruktur perawatan kesehatan dan pusat penelitian di Tiongkok mencerminkan keyakinan yang kuat pada permintaan yang terus meningkat dan peluang yang menguntungkan di negara tersebut.

"Kami baru saja memindahkan kantor pusat asuransi kesehatan kami ke Shanghai dan juga di Beijing. Dan sekitar tiga minggu yang lalu, kami baru saja melakukan salah satu FDI kesehatan terbesar di Beijing, yang akan menjadi rumah sakit Beijing United Family yang kelima. Kami berkomitmen untuk menanamkan investasi lebih dari satu miliar dolar AS untuk membangun pusat penelitian dan akademis kami di Beijing, jadi kami jelas melihat adanya permintaan yang signifikan dan kami sangat yakin dengan apa yang sedang terjadi di Tiongkok, jadi mudah-mudahan akan ada lebih banyak lagi PMA yang masuk," ujar Wu.

Florent Menegaux, CEO Michelin Group juga menyatakan keyakinannya terhadap pasar Tiongkok.

"Pasar Tiongkok berkembang dengan cepat. Terutama dalam hal mobilitas, tempat parkir mobil semakin meluas dan kami juga memiliki orang-orang yang sangat berbakat yang dapat kami pekerjakan di Tiongkok. Jadi untuk dua alasan utama ini, kami mengembangkan dan memperluas pabrik kami baik di Shanghai maupun di Shenyang," kata Menegaux.