Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok hari Kamis kemarin (04/05) menjawab pertanyaan jurnalis mengenai kunjungan Menteri Luar Negeri Qin Gang pada 5-6 Mei ke Pakistan dan penyelenggaraan dialog Menlu Tiongkok-Afghanistan-Pakistan.
Wartawan: Tiongkok telah mengumumkan berita tentang kunjungan Menlu Tiongkok Qin Gang ke Pakistan, bolehkah memperkenalkan kunjungan kali ini? Apa harapan Tiongkok terhadap kunjungan ini?
Jubir: Ini merupakan kunjungan pertama Menlu Qin Gang di Pakistan, juga merupakan bagian penting dari interaksi erat antar pemimpin-pemimpin Tiongkok-Pakistan. Selama kunjungan kali ini, Qin Gang akan bertemu dengan pemimpin negara Pakistan, dan bersama Menlu Pakistan Bilawal Bhutto Zardari memimpin Dialog Strategis Menlu Tiongkok-Pakistan Ke-4, demi bertukar pendapat seputar hubungan kedua negara dan situasi internasional.
Tiongkok dan Pakistan adalah mitra kerja sama strategis komprehensif dan teman ‘hardcore’, persahabatan kedua negara bersejarah lama. Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shahbaz Sharif mengunjungi Tiongkok pada November tahun lalu, pemimpin kedua negara telah menunjukkan arah untuk perkembangan hubungan Tiongkok-Pakistan. Perdana menteri kedua negara baru mengadakan kontak telepon pada minggu lalu. Tiongkok menantikan kunjungan kali ini dapat mendorong pengimplementasian kesepahaman penting yang dicapai pemimpin kedua negara, terus memperdalam komunikasi strategis dan kerja sama pragmatis antara Tiongkok dan Pakistan, mendorong pembangunan komunitas senasib sepenanggungan Tiongkok-Pakistan yang lebih erat, demi memberikan kontribusi positif kepada kawasan bahkan dunia.
Wartawan: Kami memperhatikan bahwa belum lama ini, Menlu Qin Gang menghadiri Sidang Menlu Negara Tetangga Afghanistan Ke-4, Dialog Menlu Negara Tetangga Afghanistan+ Afghanistan, serta memimpin pertemuan informal kedua Menlu Tiongkok-Rusia-Pakistan-Iran seputar masalah Afghanistan. Kali ini Menlu Qin Gang akan sekali lagi menghadiri Dialog Menlu Tiongkok-Afghanistan-Pakistan Ke-5, apa pendapat Tiongkok mengenai hal tersebut?
Jubir: Saat ini, rakyat Afghanistan telah mengatasi masa yang paling sulit, namun tetap menghadapi tantangan berat, dan tetap membutuhkan dukungan dan bantuan dari negara-negara lain. Masyarakat internasional seharusnya berkontak dan berdialog dengan pemerintah sementara Afghanistan, mendukung pembangunan kembalinya, dan membantu Afghanistan mendirikan pemerintah yang inklusif, moderat, bertetangga rukun serta dengan teguh memberantas terorisme.
Sidang Menlu Negara Tetangga Afghanistan Ke-4 dan Dialog Menlu Tiongkok-Afghanistan-Pakistan merupakan platform penting untuk mengadakan pertukaran seputar masalah Afghanistan, akan bermanfaat bagi dicapainya kesepahaman oleh negara-negara di kawasan ini. Tiongkok menantikan melalui dialog kali ini, bertukar pendapat dengan Afghanistan dan Pakistan seputar situasi Afghanistan dan kerja sama ketiga pihak, memperluas kesepahaman dan memperkokoh saling kepercayaan, dalam rangka bergandengan tangan mendorong perdamaian, stabilitas serta kemakmuran regional.
Pewarta : CRI