Taiwan, Radio Bharata Online - Sebuah rekaman eksklusif dari sebuah kamera di sebuah mobil di jalan raya menangkap momen ketika gempa berkekuatan 7,3 skala Richter menghantam perairan lepas pantai Kabupaten Hualien, wilayah Taiwan, Tiongkok, pada hari Rabu (3/4) pukul 07:58.
Menurut update terbaru dari pemadam kebakaran Kabupaten Hualien pada Rabu (3/4) sore, gempa tersebut telah mengakibatkan 7 orang tewas dan 711 orang terluka.
Dashcam berdurasi 31 detik menunjukkan bahwa kendaraan yang melaju di jalan raya berguncang saat gempa terjadi. Banyak kendaraan yang berhenti atau melambat.
Menurut Pusat Jaringan Gempa Bumi Tiongkok, pusat gempa terpantau pada 23,81 derajat lintang utara dan 121,74 derajat bujur timur, pada kedalaman 12 km.
Pusat peringatan Kementerian Sumber Daya Alam mengeluarkan peringatan merah untuk tsunami segera setelah gempa. Kemudian mengeluarkan peringatan oranye untuk tsunami.
Badan meteorologi Taiwan mengatakan bahwa ini adalah gempa terkuat dalam 25 tahun terakhir sejak gempa bumi mematikan yang terjadi pada 21 September 1999.
Otoritas setempat telah mengumumkan penangguhan kelas kerja dan sekolah di Hualien. Beberapa bangunan tempat tinggal runtuh sebagian di Hualien, memaksa evakuasi ratusan penduduk. Batu-batu yang berjatuhan juga dilaporkan terjadi di daerah perbukitan.
Sebuah bangunan pabrik karet di New Taipei City runtuh akibat gempa.
Kereta bawah tanah di beberapa kabupaten dan kota di pulau itu dihentikan sementara.
Sistem metro Taipei kembali beroperasi setelah dihentikan sekitar satu jam.
Beberapa gempa susulan berkekuatan di atas 5,0 SR menghantam Hualien dan daerah sekitarnya.
Badan meteorologi Taiwan juga memperkirakan gempa berkekuatan 7 SR akan terjadi dalam tiga hari ke depan.
Di seberang Selat Taiwan, getaran gempa juga dirasakan di Fujian, Guangdong, Shanghai, Zhejiang dan Jiangsu di daratan Tiongkok.