BEIJING, Radio Bharata Online - Saat Tiongkok memasuki sanfu, hari anjing di musim panas, pada hari Selasa, Pusat Meteorologi Nasional memperpanjang peringatan oranye, yakni peringatan tertinggi kedua untuk suhu tinggi. Gelombang panas akan memanggang sebagian besar wilayah.
Ahli meteorologi memperingatkan, bahwa suhu gerah yang terus-menerus, setelah sedikit penurunan minggu ini, diperkirakan akan berlangsung hingga akhir bulan Juli. Mereka menyatakan keprihatinan atas kekurangan listrik karena gelombang panas yang terus berlanjut, dan menyarankan konsumsi daya yang rasional oleh masyarakat.
Sanfu atau hari anjing, mengacu pada hari-hari terpanas dalam setahun menurut kalender Tiongkok. Masa sanfu tahun ini diperkirakan berlangsung selama 40 hari.
Menurut Pusat Meteorologi Nasional, pada Selasa siang 11 Juli, suhu di beberapa tempat di provinsi Tiongkok Utara, Barat Laut, Tengah, dan Timur, mencapai 35 derajat Celcius.
Sementara menurut prakiraan untuk minggu ini, di beberapa daerah di provinsi Hebei, Henan, Zhejiang, dan Yunnan, suhu dapat melampaui 40 C.
Menurut temuan awal Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), awal Juli tahun ini adalah minggu terpanas yang tercatat di bumi. Serangkaian hari yang terik telah mengalahkan semua rekor suhu tertinggi global.
Gelombang panas baru, muncul setelah perubahan iklim. Dan tahap awal El Nino turut mendorong rekor terpanas di bulan Juni.
Memasuki sanfu, kecemasan publik Tiongkok atas gelombang panaspun diperbarui, karena kebanyakan dari mereka telah menderita panas selama berminggu-minggu. Cara menghindari sengatan panas saat sanfu, menjadi perbincangan online di media sosial Tiongkok.
Beberapa pemerintah daerah juga telah mengeluarkan pedoman untuk menjamin kesehatan masyarakat selama panas ekstrim. Biro Kebudayaan dan Pariwisata Kota Beijing, telah memerintahkan tempat-tempat wisata di kota itu, untuk memperpanjang jam buka, sehingga wisatawan tidak akan berkerumun di tempat-tempat tertentu selama jam-jam terpanas. (Global Times)