Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning dalam jumpa pers hari Selasa kemarin (23/5) menyatakan bahwa kerja sama antara Tiongkok dan Rusia tidak menargetkan pihak ketiga, juga tidak diganggu dan diancam oleh pihak ketiga.
Dilaporkan, Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin saat menghadiri Forum Perdagangan Tiongkok-Rusia di Shanghai menyatakan bahwa meningkatkan hubungan kerja sama Rusia dan Tiongkok akan bermanfaat bagi ekonomi kedua negara. Mungkin sebagian negara Barat khawatir atau kecewa terhadap peningkatan kerja sama Rusia dan Tiongkok, bahkan mempertimbangkan akan melaksanakan sanksi karena faktor yang berkaitan dengan Rusia.
Mengenai hal tersebut, Mao Ning menyatakan bahwa Tiongkok selalu mengadakan kerja sama perdagangan yang normal dengan berbagai negara termasuk Rusia berdasarkan kesetaraan dan saling menguntungkan, pihak Tiongkok selalu menentang sanksi sepihak dan yurisdiksi lengan panjang yang tidak memiliki dasar hukum internasional dan tidak disahkan oleh Dewan Keamanan PBB.
Mao Ning menekankan bahwa pihak Tiongkok akan mengambil semua tindakan yang diperlukan, dengan tegas menjaga hak-hak sah perusahaan Tiongkok.
Pewarta : CRI