BEIJING, Radio Bharata Online - Pengiriman paket di Beijing mengalami keterlambatan. Hal ini membuat lebih banyak kurir dipekerjakan dan dipanggil dari berbagai daerah lain untuk membantu mengirimkan paket tersebut.
Dilansir dari China Daily, Biro Pos Kota Beijing menyampaikan, pada hari Rabu (14/12/2022) hampir 6.000 kurir tambahan bertugas. Di antara mereka, sekitar 5.300 orang dialihdayakan dan baru dipekerjakan, dan sekitar 660 orang dipanggil dari luar ibu kota untuk mendukung upaya pengiriman.
Semua stasiun pengiriman paket yang ditutup di Beijing pun telah dibuka kembali.
Menurut Biro Pos Negara Tiongkok, sekitar 10,18 juta paket dikirimkan di Beijing pada hari Rabu (14/12/2022), atau sekitar 10 persen lebih banyak dibandingkan pada hari sebelumnya.
Diketahui Bulan November dan Desember adalah bulan-bulan puncak untuk sektor pengiriman parsel. Menurut Biro Pos Negara Tiongkok, terdapat 4,3 miliar paket dikirim antara 1 Desember hingga 12 Desember, meningkat 5,6 persen dari tahun ke tahun.
"Kami akan bekerja untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja dan mendesak perusahaan pengiriman paket untuk mengirim kurir dari daerah lain untuk mendukung Beijing," kata Liao Lingzhu, wakil direktur Biro Pos Kota Beijing.
Biro Pos Negara Tiongkok, menyusun rencana kerja pada hari Rabu dengan menetapkan tujuan mengatasi pesanan yang tertunda dalam dua hari dan kekurangan kurir dalam seminggu untuk memenuhi kebutuhan pengiriman dasar kota.