Tiongkok, Radio Bharata Online - Nilai perdagangan luar negeri dari sembilan kota daratan di Wilayah Teluk Raya Guangdong-Hong Kong-Makau (GBA) di Tiongkok selatan mencapai rekor tertinggi sebesar 4,96 triliun yuan (sekitar 11 ribu triliun rupiah) dalam tujuh bulan pertama tahun 2024, menurut data bea cukai Tiongkok pada hari Senin (12/8).

Angka tersebut juga menunjukkan pertumbuhan 14,3 persen dari periode yang sama tahun lalu, menurut Bea Cukai Huangpu. Menurut mereka, ekspor dan impor mencapai 769,69 miliar yuan (sekitar 1.711 triliun rupiah) pada bulan Juli 2024 saja, naik 16,1 persen dari tahun ke tahun.

Mencakup total area seluas 56.000 kilometer persegi, GBA terdiri dari Daerah Administratif Khusus Hong Kong, Daerah Administratif Khusus Makau, serta sembilan kota di Provinsi Guangdong, yakni Guangzhou, Shenzhen, Zhuhai, Foshan, Huizhou, Dongguan, Zhongshan, Jiangmen, dan Zhaoqing. Ini adalah salah satu wilayah yang paling terbuka dan dinamis secara ekonomi di Tiongkok.

Pada tahun 2023, perdagangan sembilan kota di daratan Tiongkok mencapai 7,95 triliun yuan (sekitar 17.674 triliun rupiah), meningkat 0,4 persen, yang mencakup 19 persen dari total nilai impor dan ekspor di Tiongkok.