Beijing, Bharata Online - Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, bertemu dengan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, yang sedang berkunjung di Beijing pada hari Selasa (6/1), membahas hubungan bilateral dan kerja sama yang saling menguntungkan.
Li mengatakan, di bawah bimbingan strategis kepala negara kedua negara, hubungan Tiongkok-Korea Selatan telah mengalami kemajuan yang menggembirakan.
Menurutnya, Tiongkok secara konsisten menempatkan hubungan dengan ROK sebagai prioritas utama dalam agenda diplomasi regionalnya dan siap bekerja sama dengan Korea Selatan untuk menjaga hubungan bertetangga yang baik dan persahabatan, memperkuat komunikasi strategis, mengkonsolidasikan kepercayaan politik timbal balik, mencari titik temu sambil mengesampingkan perbedaan, dan membangun konsensus yang lebih luas, sehingga hubungan bilateral dapat terus maju di jalur yang benar dan lebih baik melayani kesejahteraan kedua bangsa.
Menyatakan bahwa Tiongkok dan Korea Selatan adalah mitra ekonomi dan perdagangan yang penting, Li mengatakan kedua belah pihak telah sepenuhnya memanfaatkan komplementaritas ekonomi mereka dan mencapai hasil yang bermanfaat dalam kerja sama sejak mereka menjalin hubungan diplomatik lebih dari 30 tahun yang lalu, yang sangat berkontribusi pada pembangunan kedua negara.
Li mengatakan, Tiongkok dan Korea Selatan memiliki hubungan ekonomi yang erat dan sistem transportasi yang efisien, dengan rantai industri dan pasokan yang saling terkait erat. Ia menyerukan kedua negara untuk tetap berkomitmen pada persaingan yang sehat dan kolaborasi yang baik, bukan mentalitas zero-sum, dan memberikan kepastian yang lebih besar bagi pembangunan masing-masing melalui kerja sama yang lebih besar.
Li mengatakan, Tiongkok siap bekerja sama dengan Korea Selatan untuk mempromosikan keterbukaan dan konektivitas pasar, secara aktif memajukan kerja sama di bidang-bidang baru seperti manufaktur kelas atas, kecerdasan buatan, dan teknologi energi baru, memperdalam integrasi dan penyelarasan industri, dan bersama-sama mendorong pendorong pertumbuhan baru.
Perdana Menteri itu mengatakan, Tiongkok menyambut baik perusahaan-perusahaan Korea Selatan untuk memperluas investasi di Tiongkok, dan berharap pihak Korea Selatan akan memberikan kemudahan bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi di Korea Selatan.
Ia menyerukan kedua negara untuk bersama-sama mematuhi multilateralisme dan perdagangan bebas, menjaga keadilan dan kesetaraan internasional, dan berkontribusi untuk mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan pembangunan di kawasan dan dunia pada umumnya.
Di sisi lain, Lee mengatakan bahwa Korea Selatan sangat mementingkan hubungan dengan Tiongkok dan menghormati kepentingan inti Tiongkok.
Korea Selatan bersedia untuk menjaga dialog dan pertukaran yang erat dengan Tiongkok, memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan di bidang ekonomi, perdagangan, dan bidang lainnya, serta bersama-sama mengikuti perkembangan zaman dalam mengejar kerja sama yang saling menguntungkan.
Presiden itu mengatakan, pihak Korea Selatan secara aktif mendorong perusahaan-perusahaannya untuk memperluas kerja sama dengan Tiongkok dan menyambut perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi dan memulai bisnis di negaranya.
Ia menyatakan kesediaan untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam urusan multilateral dengan Tiongkok, dan untuk bersama-sama menjaga perdagangan bebas serta mempromosikan perdamaian dan stabilitas regional dan internasional.