Baru-baru ini, PBB menyepakati “Kerangka Kerja Global” terkait isu manajemen amunisi konvensional. Menanggapi hal tersbut, jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin hari Senin kemarin (12/6) menyatakan, kerangka kerja tersebut akan mengisi “kekosongan” dalam mekanisme internasional manajemen amunisi, dan ini menjadi kemajuan yang bermakna sebagai tonggak sejarah di bidang pengontrolan senjata konvensional.
Wang Wenbin memperkenalkan, selama beberapa tahun belakangan ini, kecelakaan manajemen persediaan amunisi sering terjadi, pengeksporan amunisi yang kurang bertanggung jawab malah bertambah dan tidak berkurang, hal tersebut tidak hanya mengakibatkan korban tewas dan cedera dalam jumlah besar, namun juga mendorong konflik bersenjata, terorisme dan kejahatan terorganisir transnasional. Di latar belakang ini, Sidang Majelis Umum PBB ke-76 mengesahkan pembentukan Tim Kerja Terbuka untuk Urusan Amunisi Konvensional. Melalui perundingan yang sulit selama hampir 2 tahun, berbagai pihak akhirnya mencapai “Kerangka Kerja Global untuk Manajemen Siklus Hidup Amunisi Konvensional.
Pewarta : CRI