BEIJING, Radio Bharata Online - Pemuda adalah masa depan bangsa. Pemimpin tertinggi Tiongkok Xi Jinping sangat memperhatikan perkembangan pemuda, beliau sering  berkomunikasi dengan para kaum muda melalui surat-menyurat. Surat-surat tersebut menjadi tumpuan harapannya kepada para pemuda-pemudi Tiongkok agar mereka berkembang menjadi tulang punggung bangsa.

 

Pada tanggal 18 Desember 1983, Xi Jinping yang waktu itu menjabat sebagai pemimpin Kabupaten Zhengding, Provinsi Hebei menulis surat kepada para mahasiswa warga Kabupaten Zhengding yang sedang belajar di Universitas Pertanian Hebei. “Pedesaan kini sangat membutuhkan mahasiswa jurusan pertanian, mahasiswa pun tak terpisahkan dari pedesaan. Boleh dikatakan, para petani tengah dengan antusias menanti kalian dapat sedini mungkin lulus dengan prestasi baik, dan selekasnya memberikan kontribusi demi pembangunan empat modernisasi,” demikian tulis Xi Jinping dengan tanda tangan ‘Kawan Anda Xi Jinping’.

 

Merasa terpanggil oleh kepedulian Xi Jinping, separuh lebih dari 51 tamatan Zhengding pada 1984 hingga 1987 memilih bekerja di kampung halamannya di Zhengding. Kini mereka telah menjadi tenaga ahli di berbagai sektor, banyak orang di antara mereka telah menjadi pakar tingkat nasional.

 

Tanggal 17 Mei 2020, Xi Jinping membalas surat mahasiswa-mahasiswa Pakistan yang belajar di Universtias Iptek Beijing. Beliau menyambut baik kedatangan kaum muda mancanegara yang melanjutkan studi di Tiongkok, dan mendorong mereka sering bergaulan dengan pemuda-pemudi Tiongkok, bersama dengan para kaum muda mancanegara untuk memberikan kontribusi demi mendorong hubungan antar masyarakat dan pembentukan komunitas senasib sepenanggungan umat manusia. Arif adalah mahasiswa Pakistan yang belajar di Universitas Iptek Beijing, kini dia sudah lulus dari sekolah dan menjadi seorang postdoc dan guru muda di Institut Kecerdasan Buatan Universits Iptek Beijing.

Masih ada banyak surat yang ditulis oleh Xi Jinping kepada kaum muda, ada yang kepada mahasiswa di sekolah, ada juga yang ditulis kepada mahasiswa yang ditugaskan di pedesaan, ada yang ditulis kepada sukarelawan, ada pula surat untuk pelajar di luar negeri, surat-surat itu menginspirasi kaum muda untuk terus berjuang tak kenal lelah.

sumber: CRI