Shigatse, Radio Bharata Online - Seorang tukang kayu di Daerah Otonomi Tibet, barat daya Tiongkok, ingin membantu lebih banyak orang untuk menguasai pekerjaan kayu dan mencari nafkah dengan memanfaatkan pelatihan gratis yang diberikan oleh otoritas setempat.
Lahir di Kota Shigatse Tibet, tukang kayu bernama Dawa itu berpartisipasi dalam kursus pelatihan keterampilan profesional yang diselenggarakan oleh otoritas setempat setidaknya sebanyak 15 kali.
Dawa mengatakan setiap kursus berlangsung lima sampai tujuh hari dan hampir semua biaya termasuk akomodasi, perjalanan, dan katering ditanggung oleh pemerintah.
Setelah menguasai keterampilan pertukangan, ia membuka bengkel pelatihan kerajinan tangan di Kabupaten Mainling Kota Nyingchi pada tahun 2021. Sejauh ini, ia telah melatih lebih dari 20 tukang kayu furnitur terampil.
"Sekarang sudah ada lebih dari 60 orang magang. Setelah saya mengajar, ada sekitar 20 orang yang sudah belajar basic craftsmanship dan sudah bisa berdiri sendiri. Mereka bisa membuat furnitur, dekorasi dan lain sebagainya. Saya berharap lebih banyak orang, tidak hanya ini belasan orang, bisa belajar pengerjaannya," harap Dawa.
Usahanya juga didukung oleh pemerintah setempat. Pada tahun 2020, dia menerima sekitar 500.000 yuan (sekitar 71.000 dolar AS) subsidi dari program kewirausahaan yang diluncurkan oleh pemerintah.
"Ini proyek bantuan untuk membantu memperbaiki dan merawat fasilitas di pabrik. Kami juga diberikan truk (BJ) 130,” kata Dawa. "Tidak perlu membayar kembali. Itu diberikan kepada kami sebagai subsidi," lanjutnya.
Tukang kayu dan pengusaha yang sukses ini yakin bahwa kursus pelatihan keterampilan yang diikutinyalah yang membantunya mengubah pemikirannya dan berubah dari petani menjadi pendiri bengkel.
"Itu sangat membantu saya untuk memahami filosofi bisnis dengan lebih baik dan memfasilitasi semacam pergeseran ke pola pikir baru," ungkapnya.
Terlebih lagi, dia mengatakan akan mengikuti lebih banyak kursus pelatihan semacam itu sehingga dia dapat membantu murid-muridnya dengan lebih baik.