BEIJING, Radio Bharata Online - Tiongkok belum menerima laporan tentang korban warga Tiongkok di Sudan, menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada hari Selasa.

Mao Ning, juru bicara kementerian, mengatakan pada jumpa pers reguler di Beijing, mengatakan, sebagian besar dari lebih dari 1.000 warga Tiongkok di negara Afrika timur laut yang dilanda konflik telah dievakuasi dengan aman ke pelabuhan perbatasannya atau negara tetangga, Tiongkok akan terus melakukan upaya untuk pengaturan selanjutnya.

Bentrokan kekerasan pecah di Sudan antara Angkatan Bersenjata Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat pada 15 April di ibu kota Khartoum dan tempat-tempat lain, menewaskan sedikitnya 400 orang dan melukai 3.700 lainnya, menurut PBB.

Mao mengatakan Kedutaan Besar Tiongkok di Sudan memantau dengan cermat perkembangan situasi dan memberikan dukungan dan bantuan untuk memastikan keamanan warga dan institusi Tiongkok.

"Ketika bahaya muncul dan ada kebutuhan untuk dievakuasi, kedutaan akan selalu menjadi yang terakhir pergi," katanya, seraya menambahkan bahwa kementerian juga mengambil langkah-langkah untuk mengamankan keselamatan mereka yang berada di kedutaan.

Sumber: CGTN