Singapura, Radio Bharata Online - Pan Qinghua, anggota delegasi Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), menekankan bahwa Tiongkok akan melakukan apa pun, termasuk langkah-langkah terkuat, untuk mempertahankan reunifikasi nasionalnya. Pernyataan itu ia sampaikan di sela-sela Dialog Shangri-La ke-21 pada hari Minggu (2/6).
Menteri Pertahanan Tiongkok, Dong Jun, telah menjelaskan dalam pidatonya di Dialog Shangri-La pada hari Minggu (2/6) bahwa masalah Taiwan sangat penting bagi kepentingan inti Tiongkok, dan memperingatkan bahwa upaya untuk memisahkan Taiwan dari Tiongkok hanya akan berakhir dengan kehancurannya sendiri.
"Menteri Pertahanan kami Dong Jun menekankan dalam pidatonya pagi ini bahwa kita harus berdialog dan bukannya berkonfrontasi, bermitra dan bukannya bersekutu, serta hasil yang saling menguntungkan dan bukannya zero-sum game. Saya pikir Menteri Dong telah membuat kepentingan inti Tiongkok sangat jelas. Tidak diragukan lagi bahwa masalah Taiwan merupakan kepentingan utama kami, dan tidak ada keraguan atau kebimbangan dalam hal ini. Sebagai tentara, kami harus menjaga penyatuan kembali negara secara damai dengan intensitas tertinggi, yang tidak diragukan lagi," tegas Pan.