Johannesburg, Bharata Online - Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, mengatakan pada hari Sabtu (22/11) bahwa Tiongkok siap untuk memperkuat keselarasan strategi pembangunan dengan Italia dan menjalin kemitraan strategis komprehensif yang lebih stabil dan produktif antara kedua negara.

Li menyampaikan pernyataan tersebut saat bertemu dengan Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, di sela-sela KTT G20 ke-20 yang dijadwalkan di Johannesburg, Afrika Selatan, pada hari Sabtu (22/11) dan Minggu (23/11).

Mencatat bahwa tahun ini menandai peringatan 55 tahun terjalinnya hubungan diplomatik, Li mengatakan bahwa pada bulan Juli tahun lalu, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, bertemu dengan perdana menteri Italia di Beijing, dengan mereka memetakan cetak biru strategis untuk memperdalam hubungan bilateral.

Selama setahun terakhir, kedua belah pihak telah secara aktif mengimplementasikan konsensus penting yang dicapai antara kedua pemimpin, kata Li, seraya menambahkan bahwa Tiongkok siap bekerja sama dengan Italia untuk lebih lanjut melanjutkan persahabatan tradisional mereka.

Tiongkok bersedia bekerja sama dengan pihak Italia untuk terus mempromosikan keterbukaan dua arah, meningkatkan konektivitas dan keselarasan di pasar, industri, dan bidang terkait, serta mempromosikan pengembangan perdagangan bilateral yang seimbang dan optimal, kata Li.

Perdana Menteri Tiongkok itu menyatakan harapannya untuk membangun kekuatan kerja sama tradisional kedua negara, memperluas pertukaran dan kerja sama di industri yang sedang berkembang, serta mendorong pembangunan dan kesejahteraan bersama.

Tiongkok mendorong lebih banyak perusahaan Italia untuk memasuki pasar Tiongkok melalui platform seperti Pameran Impor Internasional Tiongkok, Pameran Perdagangan Jasa Internasional Tiongkok, Pameran Produk Konsumen Internasional Tiongkok, dan Pameran Rantai Pasokan Internasional Tiongkok, ujar Li.

Tiongkok juga mengharapkan Italia untuk menyediakan lingkungan bisnis yang adil, transparan, non-diskriminatif, dan dapat diprediksi bagi perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi di Italia, tambahnya.

Li mengatakan kedua belah pihak harus meningkatkan pertukaran antarmasyarakat di berbagai bidang seperti pariwisata, pendidikan, olahraga, kepemudaan, dan kerja sama lokal, serta memfasilitasi pertukaran personel untuk memperdalam saling pengertian dan persahabatan antara kedua bangsa.

Tiongkok siap memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Italia dalam kerangka kerja multilateral seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa dan G20, membangun konsensus yang lebih luas, dan memperkuat kepercayaan serta tekad komunitas internasional dalam mempraktikkan multilateralisme dan mengonsolidasikan mekanisme multilateral, ujar Li.

Meloni, sementara itu, mengatakan hubungan Italia-Tiongkok sedang menikmati momentum perkembangan yang baik, dengan pertukaran bilateral yang berkelanjutan di semua tingkatan dan kemajuan positif dalam kerja sama praktis.

Ia juga mengatakan bahwa Italia siap memanfaatkan kesempatan perayaan 55 tahun hubungan diplomatik kedua negara untuk meningkatkan implementasi rencana aksi penguatan kemitraan strategis yang komprehensif, memperdalam kerja sama di bidang perdagangan, investasi, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bidang lainnya, dan mempromosikan pertukaran antarmasyarakat dengan memanfaatkan sepenuhnya mekanisme seperti Komite Pemerintah Italia-Tiongkok dan komisi gabungan bilateral untuk kerja sama ekonomi.

Italia menyambut lebih banyak perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi dan berbisnis di Italia, dan mendorong bisnis Italia untuk terus berinvestasi di Tiongkok, ujarnya.

Meloni menambahkan bahwa negaranya siap memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Tiongkok di platform multilateral dan bersama-sama menjunjung tinggi multilateralisme.