JAKARTA, Radio Bharata Online - Setidaknya beberapa hotel karantina di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, Tiongkok Barat Daya, dilaporkan telah mempersingkat waktu karantina terpusat untuk pelancong dari luar negeri, dari lima hari menjadi dua hari setelah kedatangan.

Meskipun belum ada pengumuman resmi yang dibuat oleh otoritas Chengdu, berita tersebut memicu spekulasi mengenai apakah Tiongkok akan segera melonggarkan kebijakan karantina untuk pelancong yang datang.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, ketika ditanya oleh seorang reporter, mengenai apakah Tiongkok berencana untuk menyesuaikan kebijakan karantina untuk wisatawan yang masuk, mengatakan bahwa Tiongkok akan meluncurkan lebih banyak langkah untuk memfasilitasi perjalanan lintas batas, mengingat situasi yang sedang berkembang.

Tiongkok telah memberikan kontribusi penting untuk menjaga stabilitas industri global dan rantai pasokan, dengan mengoptimalkan kebijakan visa, meningkatkan penerbangan internasional secara teratur, dan menyederhanakan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian jarak jauh, untuk memfasilitasi pertukaran orang-ke-orang.  Tiongkok akan membuat lintas pertukaran perbatasan lebih nyaman.

Banyak orang yang kembali ke Chengdu baru-baru ini, membagikan pengalaman karantina mereka di media sosial. Beberapa yang dihubungi oleh Global Times mengonfirmasi bahwa mereka hanya memiliki dua hari karantina terpusat, dan kemudian mereka bebas pulang.

Yicai, outlet media Tiongkok, juga melaporkan berita tentang waktu karantina yang dipersingkat di Chengdu.

Tetapi Global Times yang menelusuri beberapa departemen pemerintah dan komunitas di Chengdu, tidak menemukan penyesuaian kebijakan resmi yang dirilis.

Seorang staf di Bandara Internasional Chengdu Shuangliu kepada Global Times mengatakan, kebijakan saat ini untuk karantina masuk, masih lima hari terpusat, dan kemudian tiga hari karantina rumah. Tidak ada perubahan tentang kebijakan tersebut.

Meskipun kebijakan resmi COVID-19 untuk pelancong yang masuk tetap lima hari karantina terpusat wajib diikuti dengan tiga hari isolasi di rumah, namun durasi karantina rumah bergantung pada disiplin diri masyarakat.

Melonggarkan aturan COVID-19 untuk pelancong yang masuk, diyakini sebagai arah umum ke depan. Informasi bahwa Tiongkok akan semakin memperlonggar dan mempersingkat masa karantina bagi pelancong yang datang, telah banyak beredar secara online baru-baru ini.

Menurut Televisi Satelit Hong Kong, mulai 3 Januari 2023, Tiongkok tidak lagi membawa pelancong yang masuk ke fasilitas karantina. Kebijakan karantina saat ini akan dioptimalkan menjadi hanya tiga hari karantina rumah.  Artinya menurut laporan itu, Tiongkok akan dibuka sepenuhnya pada Tahun Baru 2023. (Global Times)