Mengenai pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tentang hubungan AS dan Tiongkok akan membaik secepat mungkin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning hari Senin kemarin (22/5) dalam jumpa pers menyatakan bahwa Tiongkok akan mendesak pihak AS memperbaiki kesadaran terhadap Tiongkok, berhenti mengintervensi terhadap urusan dalam negeri Tiongkok, berhenti merugikan keamanan kedaulatan dan kepentingan perkembangan Tiongkok, berjalan searah dengan Tiongkok, mendorong hubungan Tiongkok dan AS kembali ke jalur tepat dengan tindakan riil.
Mao Ning mengatakan bahwa pihak Tiongkok selalu mengembangkan hubungan Tiongkok dan AS berdasarkan prinsip saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, kerja sama dan menang bersama yang diajukan Presiden Xi Jinping.
“Tiongkok dan AS memelihara komunikasi yang seperlunya, tapi kalau AS pada satu pihak mengatakan hendak melakukan komunikasi, tapi pada pihak lain mengekang dan menindas Tiongkok dengan segala cara, melaksanakan sanksi terhadap pejabat, lembaga dan perusahaan Tiongkok, maka apa ketulusan dan maknanya komunikasi sejenis ini? Pihak Tiongkok selalu menentang sanksi sepihak yang ilegal, sudah menyampai pendirian yang serius kepada pihak AS, dan pihak AS harus segera mencabut sanksi, mengambil tindakan riil, menghilangkan hambatan, menciptakan suasana dan menciptakan syarat yang bermanfaat untuk dialog dan komunikasi,” ujar Mao Ning.
Pewarta : CRI