Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok akan mengirim insinyur penerbangan dan spesialis muatan ke stasiun ruang angkasa Tiangong yang sekarang beroperasi penuh untuk pertama kalinya, Badan Antariksa Berawak Tiongkok atau China Manned Space Agency (CMSA) mengumumkan pada hari Senin (29/5).

Astronot Tiongkok, Jing Haipeng, Zhu Yangzhu dan Gui Haichao akan memasuki ruang angkasa dengan pesawat ruang angkasa Shenzhou-16, yang akan lepas landas di atas roket Long March 2F pada hari Selasa (30/5) dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan. Jing akan menjadi komandan dalam misi ini.

Ketiga astronot tersebut akan bergabung dengan kru Shenzhou-15 di stasiun luar angkasa yang mengorbit untuk penyerahan kru.

"Stasiun luar angkasa Tiongkok telah menyelesaikan pembangunannya dan beralih ke frase aplikasi dan pengembangan. Kru Shenzhou-16 adalah kru pertama dalam frase ini. Ini terdiri dari satu astronot dari gelombang pertama astronot dan dua dari gelombang ketiga. Pilot luar angkasa Jing Haipeng dan insinyur penerbangan Zhu Yangzhu berasal dari angkatan astronot," ujar Lin Xiqiang, Wakil Direktur CMSA.

"Mereka terutama bertanggung jawab atas operasi langsung, pengelolaan pesawat ruang angkasa, dan uji teknis yang relevan. Pakar muatan Gui Haichao adalah seorang profesor di Universitas Beihang. Dia terutama bertanggung jawab atas operasi muatan percobaan ilmu ruang angkasa di orbit, dan memiliki pelatihan profesional dan pengalaman di bidang sains dan teknik kedirgantaraan," imbuhnya. 

Lin juga mengatakan bahwa dibandingkan dengan kru sebelumnya, kru Shenzhou-16 memiliki banyak fitur baru, yakni kelengkapan, kebaruan, dan frekuensi penerbangan luar angkasa.

"Yang pertama adalah komposisi astronot yang komprehensif. Awak terdiri dari tiga jenis astronot: pilot luar angkasa, insinyur penerbangan, dan ahli muatan. Yang kedua adalah hal baru. Ini adalah misi penerbangan pertama untuk astronot gelombang ketiga dan yang pertama untuk insinyur penerbangan dan ahli muatan. Yang ketiga adalah frekuensi penerbangan luar angkasa. Jing Haipeng sedang dalam misi keempatnya dan akan mencetak rekor melakukan sebagian besar misi penerbangan luar angkasa di Tiongkok hingga saat ini," ungkapnya.

Lin pun mengatakan bahwa para kru telah melakukan persiapan menyeluruh untuk misi tersebut.

"Sejak awak untuk misi luar angkasa Shenzhou-16 dikonfirmasi pada Juni 2022, ketiga astronot tersebut telah melakukan lebih dari 200 pelatihan intensif dalam delapan kategori utama untuk mempersiapkan misi tersebut. Menghadapi skala yang lebih besar dari misi aplikasi di orbit pada fase berikutnya dari proyek itu, mereka telah mengintensifkan pelatihan eksperimen ruang angkasa, manajemen stasiun ruang angkasa, dan kegiatan ekstra muatan extravehicular," paparnya.

Menurutnya, selain pelatihan reguler untuk awak, kedua astronot yang melakukan misi pertama mereka juga menjalani pelatihan khusus untuk meningkatkan kemampuan operasional dan adaptif mereka agar siap sepenuhnya untuk misi tersebut.

Lin mengatakan gelombang ketiga astronot, yang dipilih pada September 2020, terdiri dari tujuh pilot luar angkasa, tujuh insinyur tempur, dan empat spesialis muatan. Ia juga menambahkan bahwa mereka telah lulus penilaian kualifikasi penerbangan dan siap untuk misi penerbangan luar angkasa setelah dua tahun menjalani pelatihan keras.