BEIJING, Radio Bharata Online - Ibu kota Tiongkok, Beijing, melaporkan peningkatan jumlah penerbangan baru-baru ini setelah Tiongkok menyempurnakan pengendalian wabah COVID-19.
Data dari Regulator Penerbangan menunjukan dua bandara utama di kota itu yakni Bandara Internasional Ibu kota Beijing dan Bandara Internasional Daxing Beijing, diperkirakan akan mencapai jumlah penerbangan harian kembali ke 70 persen dari jumlah di tahun 2019 dalam waktu dekat.
Jumlah total penerbangan melonjak 169 persen pada Minggu dari awal Desember di kedua bandara tersebut.
Tiongkok baru-baru ini mengumumkan serangkaian langkah baru untuk mengoptimalkan pengendalian epideminya, mulai dari mengusulkan karantina rumah untuk kasus ringan dan tanpa gejala hingga mengurangi pengujian asam nukleat untuk memudahkan orang bepergian dan memasuki tempat umum.
Sesuai dengan aturan baru tersebut, penumpang tidak lagi diwajibkan menunjukkan kode kesehatan dan hasil negatif tes asam nukleat atau menjalani pemeriksaan suhu saat memasuki kedua bandara tersebut.