BEIJING, Radio Bharata Online - Sidang Khusus Majelis Umum Keanggotaan UNESCO meluluskan keputusan untuk memperbolehkan pemulihan identitas AS sebagai negara anggota UNESCO mulai tanggal 31 Juli mendatang pada Jumat (30/06). Tiongkok memberi suara veto terhadap keputusan terakhir, dan menuntut agar AS menaati kewajiban dan komitmennya, tidak melakukan perlawanan dan pemecah-belahan.

AS pernah dua kali mundur dari UNESCO pada 1984 dan 2018, memberi dampak negatif kepada kerja organisasi tersebut. Negara-negara termasuk Rusia dan Palestina mengajukan kesangsian terhadapl bergabungnya kembali AS dalam UNESCO. [CRI]