Vespa belakangan ini menjadi sebuah tren. Popularitas Vespa pun kembali meningkat seiring dengan tingginya minat anak muda pencinta otomotif terhadap Vespa.
\r\n\r\nPadahal dulu, Vespa lebih identik dengan kesan orang tua sebagai penggunanya. Tren popularitas Vespa tidak bisa dipungkiri karena munculnya Vespa jenis baru dan gaya hidup kaum milenial saat ini.
\r\n\r\nKemunculan komunitas-komunitas Vespa saat ini pun banyak diisi oleh kaum milenial. Salah satunya VAS Tangbar (Vespa Automatic Smallframe, Tangerang Barat), yang berlokasi di Balaraja, Banten.
\r\n\r\nKomunitas ini awalnya berisikan beberapa orang yang menggunakan Vespa klasik, hingga kemudian berkembang dan kini lebih banyak diisi oleh pengguna Vespa matic.
\r\n\r\nSalah satu anggota komunitas Vas Tangbar, Fedri Fadlah, mengatakan bahwa dirinya sangat menyukai Vespa, dan mulai mengendarai Vespa Matic yang ia miliki sejak tahun 2017.
\r\n\r\n“Karena saya tahu sejarah Vespa yang luar biasa, mulai dari Vespa klasik hingga sekarang modern nya, menarik banget,” kata Fedri.
\r\n\r\n“Dan juga yang membuat saya tertarik dengan Vespa karena kalau sedang dijalan jadi beda, jadi perhatian orang lain, jadi nyentrik gitulah,” tambahnya.
\r\n\r\nIa juga menyebutkan ketertarikannya terhadap Vespa karena Vespa memiliki bahan dasar material yang kuat dan tahan lama sehingga Vespa lebih awet.
\r\n\r\n“Saya menyukai Vespa karena bahan materialnya kuat, tidak seperti motor-motor keluaran Jepang,” kata Fedri.
\r\n\r\n“Dan cara merawat Vespa itu yang penting rutin, seperti ganti oli sebulan sekali. Kemudian, sering di cek berkala mulai dari mesin hingga rem nya. Yang penting jangan ditunda-tunda, biar biayanya gak jadi banyak,” tambahnya.
\r\n\r\nBerdasarkan buku Teknik Reparasi Vespa karangan Ir. Ohan Juhana dan Drs. M. Suratman, Scooter Vespa dari segi kontruksi mesin jika bandingkan sepeda motor lain, jauh lebih sederhana.
\r\n\r\nPerawatan mesin Vespa matic jauh lebih mudah, karena tidak memerlukan mekanisme katup untuk pengaturan asupan bahan bakar ataupun pembuangan gas sisa pembakaran.
\r\n\r\nApalagi saat ini anak muda dapat lebih mudah menemukan informasi cara perawatan Vespa mereka melalui komunitas ataupun internet.
\r\n\r\nUntuk kebutuhan oli mesin (oli transmisi) Vespa matic sangat hemat, karena oli mesin tidak melumasi komponen pembakaran. Penggunaan oli transmisi hanya sekitar 300cc saja.
\r\n\r\nVespa kini telah membentuk image baru motor sebagai gaya hidup. Bukan hanya sekadar alat transportasi, tetapi juga identitas bagi penggunanya.