Arab Saudi dan Tiongkok meningkatkan hubungannya di bidang pendidikan dengan memasukan bahasa Mandarin ke dalam sistem pendidikan Arab Saudi, merujuk pada banyaknya komunitas Tiongkok disetiap wilayah di dunia, termasuk Saudi. Kedua negara sudah menjalin hubungan diplomatik sejak 1990, setelah 31 tahun memiliki hubungan yang solid, memasukan bahasa Mandarin ke universitas dan sekolah Saudi seperti universitas King Abdul Aziz, universitas Jeddah dan yang lainnya merupakan tujuan pendidikan untuk visi Saudi 2030.

\r\n\r\n

Sejak keputusan itu dibuat, universitas Jeddah memulai langkah-langkah proseduralnya untuk mengimplementasikan rencana pengenalan bahasa Mandarin sebagai bahasa kedua di universitas setelah bahasa Inggris. Bahasa Mandarin juga digunakan sebagai bahasa pengajaran dan penelitian ilmiah di universitas. Tak hanya itu, bahwa semua siswa yang ingin bergabung dengan universitas harus mengambil kursus bahasa Mandarin yang menjadi program wajib bagi siswa program tahun persiapan.

\r\n\r\n

Dengan mempopulerkan bahasa Mandarin secara bertahap dalam pendidikan Arab Saudi, itu akan lebih mempromosikan, saling bertukar budaya dan juga semakin memperdalam persahabatan antar kedua negara.

\r\n\r\n

Video: https://www.tiktok.com/@bharataonline/video/7044815673687690522?is_from_webapp=1&sender_device=pc&web_id7036202710425339393