NEW YORK CITY,  Radio Bharata Online - Anggota Dewan Negara sekaligus Menteri Luar Negeri (Menlu) Tiongkok Wang Yi, pada Kamis (22/9), menghadiri pertemuan para menteri luar negeri Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang isu Ukraina di markas besar PBB di New York City.

Menegaskan bahwa sikap Tiongkok terhadap isu Ukraina konsisten dan jelas, Wang mengatakan kedaulatan dan integritas teritorial semua negara harus dijaga, tujuan dan prinsip Piagam PBB harus ditegakkan, masalah keamanan yang sah dari semua negara harus ditanggapi dengan serius, dan semua upaya yang kondusif untuk penyelesaian krisis secara damai harus didukung.

Wang mengatakan bahwa berkaitan dengan situasi saat ini, Tiongkok mengajukan proposal empat poin.

Pertama, semua pihak harus tetap berada pada jalur yang mendorong dialog dan negosiasi. Sangat penting bagi pihak-pihak terkait untuk secepatnya melanjutkan dialog, mengintegrasikan kekhawatiran yang sah ke dalam negosiasi, dan mendiskusikan opsi-opsi yang layak untuk dipertimbangkan, sehingga dapat mewujudkan perdamaian, kata Wang.

Kedua, upaya bersama harus dilakukan guna meredakan ketegangan. Semua pihak terkait harus menahan diri dari perkataan dan perbuatan dapat yang memperburuk konfrontasi, tutur Wang, seraya menambahkan bahwa masyarakat internasional harus memainkan peran konstruktif dalam membantu mendinginkan situasi.

Tidak ada ruang bagi upaya-upaya berbahaya jika menyangkut keselamatan fasilitas nuklir, dan segala risiko kecelakaan harus dihindari, kata Wang.

Ketiga, situasi kemanusiaan harus diredakan. Wang mengatakan bahwa undang-undang kemanusiaan internasional harus dipatuhi guna meminimalkan korban sipil.

Investigasi internasional harus objektif dan adil, berdasarkan fakta, dan menghindari politisasi, ujar Wang, seraya menambahkan bahwa badan-badan kemanusiaan PBB harus didukung agar dapat terus memberikan bantuan kepada orang-orang yang terkena dampak.

Keempat, upaya penuh harus dikerahkan guna menahan efek limpahan dari krisis. Wang menyerukan upaya bersama untuk memastikan kestabilan operasi pasar energi global serta mendukung Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam menyelesaikan isu pengiriman pangan dari Rusia dan Ukraina.

Sembari menyambut negara-negara di dunia untuk secara aktif menanggapi inisiatif Tiongkok tentang kerja sama ketahanan pangan internasional, Wang mengatakan sanksi sepihak tidak boleh dijatuhkan secara sewenang-wenang, dan negara-negara berkembang tidak boleh dipaksa untuk membayar hutang.

Wang menekankan bahwa Dewan Keamanan PBB harus menjunjung tinggi prinsip dasar objektivitas dan keadilan, mengikuti jalur yang tepat guna menghentikan pertempuran dan mendorong pembicaraan damai, memberikan prioritas untuk memanfaatkan sarana-sarana mediasi, serta mendorong proses penyelesaian politik.

Pewarta : Xinhua