Beijing, Bharata Online - Pasar valuta asing Tiongkok mencatat transaksi senilai 21,97 triliun yuan (sekitar 51.696 triliun rupiah) pada bulan Oktober 2025, menurut data yang dirilis oleh Administrasi Valuta Asing Negara pada hari Jumat (28/11).

Data tersebut menunjukkan bahwa pasar valuta asing Tiongkok mencatat transaksi kumulatif sebesar 252,07 triliun yuan (sekitar 593.129 triliun rupiah) dalam sepuluh bulan pertama tahun ini.

Menurut data resmi, nilai perdagangan barang dan jasa internasional Tiongkok mencapai hampir 4,29 triliun yuan (sekitar 10 ribu triliun rupiah) pada bulan Oktober 2025.

Dari total tersebut, ekspor barang mencapai sekitar 2,16 triliun yuan (sekitar 5.082 triliun rupiah) dan impor melebihi 1,52 triliun yuan (sekitar 3.576 triliun rupiah), menghasilkan surplus sebesar 641,3 miliar yuan (sekitar 1.509 triliun rupiah).

Menurut data tersebut, ekspor jasa mencapai 260,7 miliar yuan (sekitar 613 triliun rupiah) dan impor mencapai 340,4 miliar yuan (sekitar 800 triliun rupiah), menghasilkan defisit sebesar 79,7 miliar yuan (sekitar 187,5 triliun rupiah).