Beijing, Radio Bharata Online - Pihak berwenang Partai Progresif Demokratik (DPP) bersedia untuk melayani Taiwan sebagai ATM Amerika, kata Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara Tiongkok, Chen Binhua, pada konferensi pers di Beijing, Rabu (29/11).
Chen membuat pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas laporan media mengenai negosiasi penjualan kapal-kapal tempur pesisir yang dinonaktifkan oleh Amerika Serikat (LCS) ke Taiwan sejak musim panas ini.
"Laporan terkait telah menjelaskan keegoisan otoritas Partai Progresif Demokratik (DPP), yang menghambur-hamburkan uang hasil jerih payah rakyat setempat dan dengan sukarela menjadi 'mesin uang' bagi Amerika Serikat. Jika pihak berwenang DPP terus berada di jalan yang salah dengan 'menjual Taiwan', 'merugikan Taiwan', dan 'menghancurkan Taiwan', hal itu hanya akan mendorong Taiwan ke dalam situasi perang yang berbahaya dan membawa kerugian serius bagi rekan senegaranya," tegas Chen.