BEIJING, Bharata Online - Menjelang Festival Musim Semi yang akan datang, sebuah kampanye nasional melawan film bajakan telah diluncurkan di seluruh Tiongkok, demikian diumumkan pihak berwenang pada hari Selasa.
Kampanye ini, yang dilakukan bersama oleh Administrasi Hak Cipta Nasional, Administrasi Film Tiongkok, Kementerian Keamanan Publik, dan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, akan memperkuat perlindungan hak cipta film, menjaga ketertiban pasar, dan menumbuhkan lingkungan menonton yang sehat.
Otoritas mengatakan, kampanye ini akan melibatkan inspeksi offline dan pemantauan online, dengan penindakan keras terhadap kegiatan ilegal seperti perekaman diam-diam di bioskop, distribusi film tanpa izin, dan penjualan produk turunan kekayaan intelektual bajakan, sesuai dengan hukum.
Mereka juga menyerukan pengawasan yang lebih ketat, dalam kasus-kasus yang melibatkan anak muda, yang dibujuk untuk melakukan kegiatan perekaman ilegal, menyerukan platform internet supaya memikul tanggung jawab yang lebih besar, dalam meninjau konten yang diunggah.
Selain itu, pihak berwenang juga mengatakan, upaya lebih lanjut akan diarahkan untuk mengintegrasikan dan meningkatkan industri film, memperkuat pendidikan hak cipta, dan meningkatkan kesadaran public, tentang penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual.
Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok telah meningkatkan perlindungan hak kekayaan intelektual, dan mempertahankan tekanan tinggi terhadap pembajakan di industri film. Data yang dirilis oleh Administrasi Hak Cipta Nasional menunjukkan bahwa selama kampanye serupa tahun lalu, lebih dari 762.600 tautan web ke film bajakan telah dihapus, dan 1.667 akun daring diblokir, atau dibatasi untuk mendistribusikan konten.
Pada hari Selasa, pihak berwenang juga menyoroti 12 kasus penting untuk menunjukkan sikap tegas, dan upaya terkoordinasi negara dalam melawan pembajakan film. (caoyin@chinadaily.com.cn)