New York, Radio Bharata Online - Para perwakilan yang menghadiri forum perdagangan di New York atas nama komunitas bisnis Tiongkok dan AS telah menyatakan keyakinan mereka dalam kerja sama yang semakin erat di sektor rantai pasokan antara kedua negara.
Forum Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-AS yang diadakan pada hari Senin (29/7) itu diselenggarakan oleh Dewan Tiongkok untuk Promosi Perdagangan Internasional atau China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT), sebuah badan promosi perdagangan nasional.
Presiden CCPIT, Ren Hongbin, mengemukakan di forum tersebut bahwa sebagai "landasan" hubungan Tiongkok-AS, kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral telah semakin erat sejak kedua negara menjalin hubungan diplomatik 45 tahun yang lalu.
Ia mengatakan bahwa dengan kedua ekonomi yang sangat saling melengkapi dan kepentingan mereka yang terintegrasi secara mendalam, kerja sama yang lebih kuat dalam rantai pasokan akan membantu menjaga stabilitas dan kelancaran aliran rantai pasokan global dan menyuntikkan lebih banyak dorongan ke dalam pertumbuhan ekonomi kedua negara, kawasan, dan dunia pada umumnya.
Konsul Jenderal Tiongkok di New York, Huang Ping, mengatakan bahwa sesi pleno ketiga Komite Sentral ke-20 Partai Komunis Tiongkok (PKT), yang berakhir di Beijing awal bulan ini, memperjelas bahwa Tiongkok akan terus menjalankan kebijakan keterbukaan.
Perusahaan-perusahaan AS dipersilakan untuk memanfaatkan platform seperti Pameran Rantai Pasokan Internasional Tiongkok untuk meningkatkan kerja sama dengan Tiongkok dan membantu membina hubungan bilateral yang stabil, tambahnya.
Diresmikan pada tahun 2023 dan diselenggarakan oleh CCPIT, Pameran Rantai Pasokan Internasional Tiongkok kedua dijadwalkan pada bulan November tahun ini.
Peter Tichansky, Presiden dan CEO Dewan Bisnis untuk Pemahaman Internasional, menggarisbawahi lebih dari 300 langkah reformasi yang diusulkan di Sidang Pleno tersebut. Ia mencatat bahwa langkah-langkah tersebut menyediakan ruang yang luas untuk kerja sama AS-Tiongkok di sektor-sektor seperti inovasi teknologi, transisi energi, kecerdasan buatan (artifical intelligence/AI), chip, dan perdagangan.
Ia juga menyampaikan harapan untuk meningkatkan kerja sama dengan CCPIT guna berkontribusi pada dunia yang lebih aman dan lebih sejahtera.
Declan Daly, Kepala Operasi Dewan Bisnis Internasional AS atau U.S. Council for International Business (USCIB), menggarisbawahi manfaat besar yang dibawa oleh hubungan bilateral yang baik bagi perusahaan-perusahaan di kedua negara.
Ia mengatakan USCIB bersedia memperdalam kerja sama dengan CCPIT dan afiliasinya untuk membangun pasar yang lebih terbuka dan inklusif.
"Kerja sama rantai pasokan antara Tiongkok dan Amerika Serikat tidak mungkin dipisahkan secara artifisial. Baik perusahaan Tiongkok maupun Amerika memiliki kebutuhan yang cukup nyata dan mendesak (untuk produk masing-masing). Banyak CEO perusahaan besar dari Amerika Serikat mengatakan kepada kami tahun lalu bahwa Tiongkok memiliki sistem industri terlengkap dan mustahil bagi mereka untuk meninggalkan Tiongkok," kata Lin Shunjie, Ketua China International Exhibition Center Group (CIEC), dalam sebuah wawancara dengan China Central Television di sela-sela forum tersebut.
"Saya melihat kemitraan yang dapat saya jalin dengan produsen Tiongkok sebagai suatu keharusan. Dan itu akan berdampak pada masa depan bisnis saya," kata Jonathan Webb, salah satu pendiri dan CEO perusahaan e-commerce AS Packable.