Abu Dhabi, Radio Bharata Online - Para politisi dan akademisi dari berbagai negara telah mengatakan kepada China Media Group (CMG) bahwa "Dua Sesi" Tiongkok berfungsi sebagai jendela penting bagi dunia untuk mengamati ekonomi terbesar kedua di dunia dan mereka berharap ketahanan dan stabilitas ekonomi Tiongkok akan terus membawa lebih banyak peluang bagi pertumbuhan ekonomi global.
"Dua Sesi" adalah peristiwa penting dalam kalender politik Tiongkok dan mengacu pada sesi tahunan Kongres Rakyat Nasional (KRN), badan legislatif nasional negara tersebut, dan Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat RRT (CPPCC), badan penasihat politik tertinggi di Tiongkok.
"Dua Sesi" tahun ini adalah sesi kedua Komite Nasional CPPCC ke-14, yang dibuka di Beijing pada hari Senin (4/3), dan sesi kedua KRN ke-14, yang akan dimulai pada hari Selasa (5/3).
Menjelang pertemuan tahunan tersebut, Thani bin Ahmed Al Zeyoudi, Menteri Negara Perdagangan Luar Negeri Uni Emirat Arab, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CMG bahwa ia optimis dengan prospek ekonomi Tiongkok.
"Tiongkok secara aktif mempromosikan keterbukaan tingkat tinggi dan mengoptimalkan pembangunan ekonomi. Saya optimis bahwa ekonomi Tiongkok akan terus membaik, dan memang semakin membaik," katanya.
"Hubungan ekonomi dan perdagangan antara UEA dan Tiongkok telah tumbuh dengan mantap dan menunjukkan momentum percepatan pembangunan. Tiongkok memiliki sumber daya manusia yang besar dan potensi pengembangan pasar yang luas. UEA telah mendapatkan banyak manfaat dari perkembangan ekonomi Tiongkok," imbuhnya.
Dale Mudenda, seorang dosen dan peneliti di Universitas Zambia, mendesak pemerintah dan para pembuat kebijakan utama untuk memperhatikan pertemuan "Dua Sesi" tersebut.
"Saya berharap bahwa formulasi kebijakan dan juga strategi yang akan dihasilkan akan memicu pertumbuhan di Tiongkok. Dan begitu Tiongkok tumbuh, maka kita dapat memiliki pandangan yang jauh lebih baik dan lebih positif dalam perkembangan ekonomi global, serta pertumbuhan ekonomi secara umum. Jadi, ini sangat penting. Dan saya akan mendorong pemerintah-pemerintah Afrika dan para pembuat kebijakan utama untuk jeli melihat apa yang terjadi di sana. Karena peluang akan terlihat jelas dan ini akan menjadi beberapa posisi strategis yang harus kita lihat untuk dieksploitasi sebagai negara berkembang," ujar Mudenda kepada CMG.
"Dua Sesi di Tiongkok menyusun cetak biru untuk pembangunan politik dan ekonomi negara secara keseluruhan. Tahun ini sangat penting bagi Tiongkok untuk mencapai tujuan dan tugas yang ditetapkan dalam Rencana Lima Tahun ke-14. Itulah mengapa Dua Sesi tahun ini sangat penting. Modernisasi Tiongkok menganut jalur pembangunan damai dan menekankan hidup berdampingan secara harmonis antara manusia dan alam. Kami terus belajar dari Tiongkok dan mengambil manfaat darinya," kata Rajiv Kumar Jha, seorang profesor Nepal di Xi'an Medical University.