SHANGHAI, Radio Bharata Online - 50 taksi pertama yang memperbolehkan penumpang membayar dengan kartu bank asing mulai beroperasi di Shanghai pada hari Jumat, sebagai bagian dari upaya terbaru Shanghai untuk memberikan kenyamanan lebih kepada ekspatriat, dan pengunjung dari luar negeri.
Langkah ini menjadikan Shanghai kota pertama di daratan Tiongkok, di mana pengunjung asing dapat membayar tarif mereka dengan kartu berlogo UnionPay, Visa, Mastercard, JCB, Diners Club, ataupun American Express.
Shanghai Dazhong Transportation Group, yang mengoperasikan sekitar 6.000 taksi di kota tersebut, mengatakan 1.000 taksi diperkirakan akan menyediakan layanan tersebut di Shanghai pada akhir Juni.
Sebelum Pameran Impor Internasional Tiongkok ketujuh, yang dijadwalkan diadakan di Shanghai pada awal November, dan diperkirakan akan menarik banyak pengunjung asing, layanan ini akan diperluas ke lebih dari 2.000 taksi.
Pengemudi juga akan membawa uang tunai sekitar 200 yuan (27 dollar AS) untuk memberikan uang kembalian kepada penumpang.
Shanghai memiliki jumlah wisatawan masuk terbesar untuk keperluan bisnis, studi, dan pariwisata di daratan.
Yang Guoping, bos Dazhong Transportation Group mengatakan, layanan taksi sering kali menjadi hal pertama yang ditemui wisatawan asing setelah memasuki sebuah kota. Menurut Yang, ini adalah salah satu skenario utama di mana mereka harus membayar layanan secara langsung. Peningkatan layanan seperti ini juga akan membantu para lansia lokal.
Taksi juga akan menyediakan panduan perjalanan bagi penumpang asing, yang dicetak dalam bahasa Inggris dan Jepang. Mereka yang tidak mengerti bahasa Mandarin dapat berkomunikasi dengan pengemudi, melalui frasa dalam panduan yang menampilkan ketiga bahasa tersebut.
Yang mengatakan, dia terinspirasi untuk meningkatkan metode pembayaran di taksi setelah mengunjungi Jepang. Dalam perjalanannya ke sana tahun lalu, ia menemukan bahwa taksi di beberapa daerah memiliki layar digital dengan beragam pilihan pembayaran. (gov.cn)