Beijing, Bharata Online - Lebih dari 70 persen responden global percaya bahwa hubungan Tiongkok-AS yang sehat dan stabil sangat penting bagi komunitas internasional, menurut jajak pendapat baru-baru ini yang dilakukan oleh China Global Television Network (CGTN) dan Universitas Renmin Tiongkok.
Hasilnya dirilis menjelang kunjungan kenegaraan Presiden AS, Donald Trump, ke Tiongkok yang dijadwalkan pada 13 hingga 15 Mei 2026 atas undangan Presiden Tiongkok, Xi Jinping.
Lebih dari 12.300 responden dari 39 negara berpartisipasi dalam survei tersebut, dengan hampir 68 persen di antaranya percaya bahwa Tiongkok dan Amerika Serikat dapat mencapai saling menguntungkan dan hasil yang saling menguntungkan. Mereka juga percaya bahwa isu perdagangan antara kedua negara tersebut bukanlah hal yang tidak dapat didamaikan.
Sekitar tiga perempat dari responden survei mengatakan bahwa inti dari perdagangan bilateral terletak pada saling menguntungkan dan timbal balik, dan bahwa kerja sama menguntungkan kedua belah pihak sementara konfrontasi merugikan keduanya.
Hampir 79 persen responden percaya bahwa Tiongkok dan Amerika Serikat harus memperkuat dialog berdasarkan saling menghormati untuk mengurangi kesalahpahaman. Di antara responden AS, 78 persen setuju dengan pandangan ini.