New York, Bharata Online - Fu Cong, Perwakilan Tetap Tiongkok untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengatakan Tiongkok berharap pemerintah transisi Suriah akan memenuhi kewajiban kontraterorisme internasional negara tersebut. Fu menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah pertemuan Dewan Keamanan PBB pada hari Rabu (19/11) di New York.
Dalam pertemuan yang membahas situasi politik dan kemanusiaan di Suriah, Fu mengatakan terorisme tetap menjadi tantangan besar bagi rekonstruksi nasional Suriah, dan kehadiran pejuang teroris asing di negara tersebut sangat mengkhawatirkan.
"Pihak Suriah telah berjanji bahwa Suriah tidak akan menjadi sumber ancaman bagi negara lain. Tiongkok berharap pemerintah transisi Suriah akan memenuhi kewajiban kontraterorismenya dan mengambil langkah-langkah efektif untuk menindak tegas semua organisasi teroris internasional yang terdaftar oleh Dewan Keamanan PBB, termasuk Gerakan Islam Turkestan Timur," ujar Fu.
Fu juga menekankan bahwa Dataran Tinggi Golan diakui secara internasional sebagai wilayah Suriah yang diduduki, oleh karena itu Israel harus segera menarik diri dari wilayah tersebut dengan menghormati Perjanjian Pelepasan yang ditandatangani pada tahun 1974.