Hong Kong, Bharata Online – Lonjakan pencatatan saham baru-baru ini di antara pengembang model bahasa besar (LLM) Tiongkok menunjukkan transformasi industri dari eksplorasi teknologi ke aplikasi komersial, menurut para ahli.

Knowledge Atlas Technology Joint Stock Co. Ltd., sebuah perusahaan kecerdasan buatan Tiongkok yang dikenal sebagai Zhipu, mulai diperdagangkan di Hong Kong pada hari Kamis, diikuti oleh pencatatan saham startup AI lainnya, MiniMax, pada hari Jumat.

Kedua pencatatan saham tersebut telah menarik perhatian pasar yang signifikan.

Para ahli mengatakan Hong Kong adalah tempat pencatatan saham yang ideal untuk pengembang model bahasa besar, yang banyak berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan dan masih menyempurnakan model bisnis mereka, karena bursa saham kota tersebut memiliki persyaratan pendapatan dan profitabilitas yang relatif fleksibel.

Sementara itu, jangkauan global pasar saham Hong Kong, tambah mereka, akan memungkinkan perusahaan-perusahaan AI baru untuk terhubung dengan investor internasional.

Enam perusahaan LLM terkemuka di Tiongkok—termasuk Zhipu dan MiniMax—telah menempuh jalur yang berbeda dalam teknologi dan komersialisasi.

Zhipu berfokus pada aplikasi tingkat perusahaan dan industri, berpusat pada model dasar kecerdasan buatan umum, sementara MiniMax mengandalkan model multimodal dan menargetkan pasar konsumen dengan produk berbasis AI.

Sementara itu, Moonshot AI dan Stepfun terus memperbarui teknologi dan aplikasi model mereka. Baichuan AI dan 01.AI masing-masing berfokus pada komersialisasi medis dan perusahaan.

Para pelaku industri mengatakan gelombang IPO oleh pengembang model bahasa besar Tiongkok ini mungkin menandai pergeseran sektor dari penelitian dan pengembangan murni menuju kemajuan teknologi dan komersialisasi secara paralel, seiring dengan semakin jelasnya model bisnis.

Pergeseran ini akan memberikan dasar untuk pembiayaan dan valuasi perusahaan LLM di masa depan.

Dari perspektif jangka panjang, sektor AI masih mengalami pertumbuhan yang pesat.

Menurut laporan dari perusahaan riset pasar Frost and Sullivan, pasar LLM China mencapai 5,3 miliar yuan (sekitar 758,90 juta dolar AS) pada tahun 2024 dan diperkirakan akan tumbuh menjadi 101,1 miliar yuan pada tahun 2030, yang mewakili tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 63,5 persen.