Hainan, Bharata Online - Menurut Badan Antariksa Berawak Tiongkok atau China Manned Space Agency (CMSA), negara itu telah meluncurkan pesawat ruang angkasa kargo Tianzhou-10 pada Senin (11/5) pagi untuk mengirimkan pasokan bagi stasiun ruang angkasa Tiangong yang mengorbit.
CMSA mengatakan, roket Long March-7 Y11, yang membawa Tianzhou-10, lepas landas pada pukul 08:14 Waktu Beijing dari Situs Peluncuran Pesawat Ruang Angkasa Wenchang di provinsi pulau selatan Hainan.
Setelah sekitar 10 menit, Tianzhou-10 terpisah dari roket dan memasuki orbit yang telah ditentukan. Panel suryanya segera terbentang. CMSA menyatakan bahwa peluncuran tersebut sukses sepenuhnya.
Pesawat kargo tersebut nantinya akan melakukan pertemuan dan berlabuh dengan stasiun ruang angkasa. Setelah itu, awak Shenzhou-21, yang naik ke stasiun ruang angkasa pada 1 November 2025, akan memasuki pesawat kargo dan mentransfer barang-barang sesuai jadwal.
Pesawat kargo Tianzhou-10 akan mengirimkan hampir 6,2 ton perbekalan ke stasiun ruang angkasa, termasuk pakaian antariksa ekstravehikular baru, treadmill ruang angkasa, sekitar 700 kilogram propelan, bahan-bahan penting untuk kehidupan awak Shenzhou-23 dan Shenzhou-24, dan lebih dari 220 item suku cadang perawatan untuk sistem astronaut, sistem stasiun, sistem kargo, dan misi aplikasi.
Misi ini adalah penerbangan pengiriman kargo kelima dari program antariksa berawak Tiongkok sejak stasiun ruang angkasa memasuki fase aplikasi dan pengembangan. Ini juga merupakan misi ke-641 dari seri roket Long March.
Kali ini, Tianzhou-10 dijadwalkan untuk tetap berada di orbit selama 12 bulan, lebih lama dari misi sebelumnya yang tinggal sembilan hingga 10 bulan di stasiun ruang angkasa.
Menurut CMSA, Tianzhou-9 terpisah dari gabungan wahana antariksa Tiangong yang mengorbit pada tanggal 6 Mei 2026 dan memasuki kembali atmosfer dalam kondisi terkendali pada tanggal 7 Mei 2026. Dengan demikian, stasiun ruang angkasa tersebut telah mengosongkan port penghubung untuk memberi ruang bagi Tianzhou-10.