Beijing, Bharata Online - Iran sangat menghargai dan mendukung usulan empat poin Tiongkok untuk mendorong perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, dan memuji Tiongkok atas pendiriannya, kata Menteri Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Araghchi, pada hari Rabu (6/5).
Araghchi menyampaikan pernyataan tersebut selama pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, di Beijing.
"Tiongkok selalu berada di sisi yang benar dalam sejarah dalam hubungannya dengan Iran. Kami sangat menghargai posisi Tiongkok. Kami menyadari usulan empat poin yang diajukan oleh Presiden Xi yang terhormat. Kami percaya bahwa keempat prinsip yang beliau usulkan sepenuhnya benar. Berdasarkan prinsip-prinsip ini, perdamaian dan stabilitas di kawasan Teluk Persia dapat dicapai. Kami selalu percaya, dan bahkan lebih sekarang, bahwa Tiongkok dapat memainkan peran konstruktif dalam hal ini," ujar Araghchi.
Dalam pertemuan di Beijing pada 14 April 2026 dengan Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengajukan usulan empat poin, yaitu kepatuhan pada prinsip-prinsip hidup berdampingan secara damai, kedaulatan nasional, supremasi hukum internasional, dan pendekatan yang seimbang terhadap pembangunan dan keamanan.