Xinjiang, Radio Bharata Online - Di barat laut Tiongkok, Xinjiang, Shaya County tengah memanen 1,75 juta mu (sekitar 116.667 hektar) kapas, yang menunjukkan tingkat mekanisasi yang mengesankan di seluruh proses budidaya dan pemanenan, yang melebihi 95 persen.

Para petani lokal menggunakan mesin pemanen kapas produksi dalam negeri yang tidak hanya mengotomatiskan proses pemanenan kapas, tetapi juga menawarkan kemampuan baling, yang dapat mengemas bal kapas seberat 1,5 ton setiap 15 menit.

Mesin pemanen kapas semacam ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mengurangi biaya panen menjadi hanya seperempat dari biaya tenaga kerja manual per mu (sekitar 0,067 hektar).

Untuk lebih mendorong mekanisasi pertanian, pemerintah daerah memberikan subsidi untuk pembelian mesin pertanian. Sebagai contoh, mesin pemetik kapas memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi mulai dari 300.000 hingga 600.000 yuan (sekitar 645 juta hingga 1,3 miliar rupiah) per unit, yang mendukung transisi wilayah ini ke praktik pertanian yang lebih efisien dan hemat biaya.