New York, Bharata Online - Goldman Sachs, salah satu lembaga keuangan internasional terkemuka, telah menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok hingga tahun 2027, dengan mengacu pada ekspor yang tangguh, dukungan kebijakan yang lebih kuat, dan sektor manufaktur berteknologi tinggi yang terus berkembang.

Dalam laporan terbarunya yang dirilis pada hari Jumat (21/11), bank investasi multinasional Amerika tersebut meningkatkan proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) riil Tiongkok pada tahun 2025 dari 4,9 menjadi 5 persen. Bank ini juga menaikkan proyeksi untuk tahun 2026 dan 2027 masing-masing sebesar setengah poin persentase dan 0,7 poin persentase.

Laporan tersebut menyatakan bahwa meskipun terdapat hambatan tarif, ekspor yang lebih kuat akan mendorong ekspansi ekonomi secara keseluruhan. Laporan itu memperkirakan ekspor berada di jalur pertumbuhan sekitar 8 persen setahun penuh, yang menggarisbawahi daya saing produk-produk Tiongkok secara luas.

Analisis tersebut juga menunjukkan bahwa tujuan Tiongkok untuk meningkatkan industri tradisional akan menerima dukungan komprehensif dari pemerintah, sejalan dengan Rencana Lima Tahun ke-15 negara tersebut (2026-2030).

Bank tersebut menambahkan bahwa hambatan terhadap perekonomian dari sektor perumahan diperkirakan akan mereda dalam beberapa tahun mendatang.