Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok mendukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam memainkan peran konstruktif dalam mencapai penyelesaian politik atas masalah Myanmar, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing pada hari Kamis (22/8).
Mao mengatakan bahwa Julie Bishop, Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Myanmar, mengunjungi Tiongkok dari hari Selasa (20/8) hingga Rabu (21/8). Ia bertemu dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, dan Deng Xijun, Utusan Khusus Tiongkok untuk Urusan Asia, guna bertukar pandangan secara mendalam tentang masalah Myanmar.
"Tiongkok menghormati kedaulatan, kemerdekaan, persatuan nasional, dan integritas teritorial Myanmar, berkomitmen untuk tidak mencampuri urusan dalam negerinya, dan berkomitmen pada proses perdamaian 'milik Myanmar, dipimpin Myanmar'. Tiongkok mendukung peran ASEAN sebagai saluran utama dalam menangani masalah Myanmar, dan berharap agar konsensus lima poin ASEAN dan peta jalan lima poin baru Myanmar dapat saling memperkuat dan dilaksanakan secara efektif. Tiongkok mendukung PBB dalam memainkan peran konstruktif dalam mencapai penyelesaian politik atas masalah Myanmar dan siap memberikan bantuan kepada utusan khusus sekretaris jenderal PBB untuk Myanmar dalam melaksanakan tugasnya. Kami berharap utusan khusus tersebut akan menegakkan posisi yang objektif dan adil dalam menangani hubungan antara semua pihak secara seimbang, mengingat kepentingan jangka panjang rakyat Myanmar, dan membantu pihak Myanmar dalam menemukan cara yang efektif untuk menjembatani perbedaan," jelas Mao.