BEIJING, Radio Bharata Online - Kementerian Keamanan Publik Tiongkok, pada hari Kamis mengumumkan, bahwa program percontohan untuk surat izin registrasi kendaraan elektronik akan dimulai di 60 kota pada tanggal 1 Juli.

Program e-lisensi adalah langkah signifikan menuju penyederhanaan layanan manajemen lalu lintas, dan merupakan salah satu dari delapan langkah baru yang diperkenalkan oleh kementerian, untuk meningkatkan manajemen lalu lintas, menyederhanakan prosedur permohonan izin, dan mengoptimalkan arus lalu lintas perkotaan.

Kementerian memperkirakan, reformasi ini akan memberikan manfaat bagi ratusan juta orang, dan menghemat sekitar 3 miliar yuan (677,4 miliar Rupiah) bagi pengendara.

Wang Qiang, direktur Biro Manajemen Lalu Lintas di kementerian tersebut menyadari adanya peningkatakn permintaan masyarakat akan layanan manajemen lalu lintas yang efisien dan cerdas.  Dia mengatakan, pada bulan Mei terdapat lebih dari 440 juta kendaraan bermotor, dan 530 juta pengemudi di Tiongkok.

Sejak tahun 2017, kementerian telah menerapkan lebih dari 100 langkah reformasi, yang menghasilkan penghematan biaya melebihi 100 miliar yuan bagi individu dan dunia usaha.  Selain itu, lebih dari 100 juta orang telah memperoleh manfaat dari layanan yang nyaman, terkait pemeriksaan kendaraan, permohonan sertifikasi lintas provinsi, dan penggantian lisensi.

Wang mengatakan, Kementrian secara aktif mempromosikan penggunaan izin elektronik dalam manajemen lalu lintas, termasuk digitalisasi lengkap, tanda pemeriksaan kendaraan, dan surat izin mengemudi.

Pihak berwenang telah mengeluarkan hampir 1,48 miliar tanda inspeksi elektronik, dan mendistribusikan surat izin mengemudi elektronik kepada 250 juta pengemudi. (China Daily)