Chengdu, Radio Bharata Online - Para duta besar Eropa yang sedang berkunjung ke Kota Chengdu di Provinsi Sichuan, barat daya Tiongkok, telah menekankan pentingnya mendorong kerja sama yang lebih besar antara Eropa dan Tiongkok.
Menurut para duta besar tersebut, Tiongkok Barat memiliki potensi besar untuk investasi dari Eropa dan kedua belah pihak perlu bekerja sama untuk memangkas birokrasi dan mendorong kerja sama ekonomi.
Pada perhentian pertama dalam kunjungan mereka ke kota ini, Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk Tiongkok, bersama dengan 16 duta besar lainnya dari negara-negara anggota UE, mengunjungi Chengdu Urban Planning Exhibition Hall pada hari Kamis (13/6).
Tempat ini memamerkan ekonomi, budaya dan warisan alam Chengdu dengan fokus pada keberlanjutan dan pembangunan ekologi. Kunjungan ini merupakan yang pertama bagi hampir setengah dari para duta besar tersebut.
"Pertama kali. Kami baru saja tiba tadi malam, tapi saya sudah sangat terkesan," ujar Jorge Toledo Albinana, Duta Besar Uni Eropa untuk Tiongkok, kepada China Global Television Network (CGTN).
Toledo Albinana mengatakan bahwa ia melihat potensi besar bagi perusahaan-perusahaan Eropa untuk berinvestasi atau membangun pabrik di Tiongkok.
Duta Besar Perancis untuk Tiongkok, Bertrand Lortholary mengatakan bahwa tahun ini, yang menandai ulang tahun ke-60 hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Perancis, juga menunjukkan bagaimana kedua negara terus bekerja sama secara ekonomi dan budaya.
"Tahun ini sebenarnya merupakan tahun yang sangat penting bagi Prancis dan Tiongkok, karena bukan hanya peringatan 60 tahun hubungan diplomatik, tetapi juga tahun pariwisata budaya antara Prancis dan Tiongkok. Jadi ini adalah kunci karena kedua presiden kami tahun lalu telah memutuskan dan menyoroti lagi tahun ini kesediaan mereka, komitmen mereka untuk memperluas pertukaran budaya antara Prancis dan Tiongkok," kata Lortholary.
Para duta besar tersebut akan berada di Chengdu selama tiga hari untuk menjelajahi kota dan mengunjungi situs-situs budaya dan teknologi tinggi.