Beijing, Bharata Online - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mendesak upaya untuk membangun kemitraan strategis yang komprehensif yang lebih stabil, tangguh, dan kuat antara Tiongkok dan Uni Emirat Arab (UEA), ketika bertemu dengan Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, putra mahkota Abu Dhabi, yang sedang berkunjung pada hari Selasa (14/4).
Xi menyampaikan sambutan hangat kepada putra mahkota, dan menyatakan senang bertemu dengannya di Beijing.
"UEA adalah mitra strategis yang komprehensif Tiongkok. Tiongkok selalu memberikan perhatian besar pada pengembangan hubungan Tiongkok-UEA. Saat ini, dunia kita, zaman kita, dan sejarah kita berubah dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Umat manusia harus membuat pilihan bersejarah antara perdamaian dan perang, antara persatuan dan konfrontasi, dan antara pembangunan dan kemunduran. Sebagai anggota penting dari Global South, Tiongkok dan UEA perlu meningkatkan koordinasi dan kerja sama untuk membangun kemitraan strategis komprehensif yang lebih stabil, tangguh, dan kuat," ujar Xi.
"Yang Mulia Bapak Presiden, kemitraan antara rakyat UEA dan Tiongkok memiliki sejarah panjang dan akar yang dalam. UEA sangat mementingkan kemitraannya dengan Tiongkok. Kami berkomitmen untuk lebih mempromosikan pengembangan hubungan bilateral dan menjajaki prospek yang lebih luas," kata Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan.