Hong Kong, Bharata Online - Para pakar dan akademisi global berkumpul di Forum Amerika Serikat-Tiongkok Hong Kong keenam di Daerah Administratif Khusus Hong Kong pada hari Senin (17/11) dan Selasa (18/11), menyerukan penyelesaian perbedaan antara kedua negara dan pemeliharaan hubungan kemitraan.

Acara tahunan ini mempertemukan lebih dari 350 tamu dari seluruh Tiongkok, Amerika Serikat, Singapura, Jerman, dan India untuk membahas topik-topik seperti memperdalam pertukaran antarmasyarakat antara kedua negara.

Ketua Dewan Komite Nasional Hubungan AS-Tiongkok, Charlene Barshefsky, sekaligus mantan perwakilan perdagangan AS, mengecam pemisahan antara Tiongkok dan Amerika Serikat yang dianjurkan oleh beberapa lembaga pemikir AS.

"Saya pikir memisahkan ekonomi, pertama-tama, sangat tidak realistis, dan kedua, berpotensi merusak pertumbuhan global, yang akan kontraproduktif," ujarnya.

Cucu mendiang mantan Presiden AS Richard Nixon, Christopher Nixon Cox, anggota dewan Richard Nixon Foundation, mengungkapkan harapannya bahwa kebijaksanaan diplomatik yang ditunjukkan kakeknya dalam memecahkan kebekuan hubungan AS-Tiongkok saat itu dapat terus berkontribusi pada perkembangan hubungan bilateral yang sehat saat ini.

"Melalui fokus pada kepentingan bersama, dan kemudian menyelesaikan perbedaan, saya pikir beliau dapat membuat perbedaan yang sangat besar saat ini dalam hal memperbaiki hubungan antara Tiongkok dan Amerika Serikat," ujarnya.

Para peserta juga membahas topik-topik seperti kecerdasan buatan, tata kelola teknologi, dan ketahanan rantai pasok.

"Semua suara harus didengar, dan kemudian bersama-sama membentuk kekuatan bersama untuk mendorong perkembangan hubungan antara kedua negara. Saya pikir tidak masalah jika suara berbeda dan pendapat berbeda, tetapi harus ada satu konsensus, yaitu Tiongkok dan Amerika Serikat harus menjadi mitra," kata Shen Xin, Wakil Presiden Asosiasi Rakyat Tiongkok untuk Persahabatan dengan Negara Asing.

Bertema "Lingkaran untuk Perdamaian", Forum AS-Tiongkok Hong Kong keenam diselenggarakan oleh Yayasan Pertukaran Tiongkok-Amerika Serikat (CUSEF), sebuah organisasi nonpemerintah yang berbasis di Hong Kong yang didedikasikan untuk mempromosikan dialog antara kedua negara, dan diselenggarakan bersama oleh Asosiasi Rakyat Tiongkok untuk Persahabatan dengan Negara Asing.