Beijing, Radio Bharata Online - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, mengatakan pada hari Selasa (25/6) bahwa Tiongkok akan terus melanjutkan implementasi Resolusi 1540 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang mencegah proliferasi senjata nuklir, kimia, dan biologi.

Mao membuat pernyataan tersebut pada sebuah konferensi pers di Beijing ketika ditanya tentang Kursus Pelatihan ke-4 dari 1540 Titik Kontak di Wilayah Asia dan Pasifik yang dimulai di Beijing pada hari Selasa (25/6).

"Kursus pelatihan ini diselenggarakan bersama oleh Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Komite 1540 Dewan Keamanan PBB dan Kantor Urusan Perlucutan Senjata PBB. Perwakilan dari 27 negara Asia-Pasifik dan 14 organisasi dan lembaga internasional berpartisipasi dalam pelatihan ini. Resolusi 1540 mengharuskan negara-negara anggota untuk meningkatkan kontrol ekspor dan langkah-langkah lain, memenuhi kewajiban internasional non-proliferasi dan mencegah aktor non-negara memperoleh senjata pemusnah massal; sementara itu, resolusi ini mengatur bahwa tindakan non-proliferasi tidak boleh merusak hak-hak sah negara anggota untuk menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi secara damai," jelas Mao.

"Tahun ini menandai peringatan 20 tahun diadopsinya Resolusi 1540. Kursus pelatihan ini membahas masa lalu dan membayangkan masa depan. Tiongkok akan terus memajukan Inisiatif Keamanan Global, meningkatkan kerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pihak-pihak lain untuk memajukan implementasi Resolusi 1540 dan mendukung negara-negara Asia Pasifik dalam pengembangan kapasitas untuk membangun tatanan internasional yang adil, masuk akal, dan tidak diskriminatif dalam pengendalian ekspor non-proliferasi," ujarnya.