Beijing, Radio Bharata Online – Tiongkok telah meminta konsultasi dengan Türkiye di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mengenai tarif tambahan dan tindakan perizinan impor yang dikenakan pada kendaraan listrik Tiongkok (EV) dan mobil lainnya, menurut Kementerian Perdagangan Tiongkok.

Seorang juru bicara kementerian melaporkan keluhan Tiongkok terhadap pembatasan impor produk Tiongkok yang dilakukan Türkiye pada konferensi pers pada hari Selasa di Beijing.

Türkiye telah mengenakan tarif tambahan sebesar 40 persen pada kendaraan listrik dan kendaraan lain yang diimpor dari Tiongkok, serta pembatasan izin impor. Tindakan diskriminatif ini melanggar aturan WTO dan merupakan praktik proteksionis yang lazim.

Tiongkok mendesak Turki untuk mematuhi komitmennya yang relevan di WTO dan segera memperbaiki praktik yang salah.

Tiongkok akan mengambil segala cara yang ada untuk melindungi hak dan kepentingan sah industri dalam negerinya, kata juru bicara tersebut.