BEIJING, Radio Bharata Online - Berkat perkembangan internet seluler, data besar, dan kecerdasan buatan (AI), integrasi data geospasial dan kendaraan cerdas yang terhubung di Tiongkok semakin cepat, yang semakin memadukan ekonomi digital dan ekonomi riil.

Saat ini, peta elektronik navigasi sudah sangat terintegrasi ke dalam kehidupan masyarakat Tiongkok, model produk dan kontennya mengalami banyak perubahan, kata Li Yongchun, pejabat Kementerian Sumber Daya Alam, pada konferensi pers, Rabu (23/8).

Peta mengemudi otonom, seperti peta dasar mobil pintar, adalah jenis peta elektronik navigasi baru, yang menetapkan persyaratan baru dalam hal akurasi lokasi, frekuensi pembaruan, dan skenario aplikasi.

Sebagai bagian penting dari integrasi data dan realitas berdasarkan big data spatiotemporal, perpaduan data geospasial dan industri otomotif yang terhubung dengan cerdas semakin cepat di Tiongkok.

Kementerian telah menerapkan beberapa langkah untuk mengeluarkan potensi informasi geologi dan mendukung penerapan peta elektronik pada kendaraan tanpa pengemudi, seperti meluncurkan kebijakan yang mendukung, menetapkan zona pengujian, memperkenalkan standar dan mempromosikan pengembangan teknologi yang relevan, kata Li.

Pejabat tersebut juga berjanji bahwa kementerian akan terus melakukan upaya untuk menyempurnakan kebijakan yang relevan, meningkatkan metode pengawasan dan meningkatkan penelitian dan pengembangan teknologi, dalam upaya untuk membuat lebih banyak peta kendaraan tanpa pengemudi dapat diakses oleh masyarakat. [CGTN]